Book Series Demokrasi dan Otonomi Daerah Volume 1: Dinasti Politik dan Demokrasi Lokal

Authors

Aminah (ed), Penulis ; Anif Muchlashin (ed), Penulis ; Annas Rizaldi (ed), Penulis ; Bobby Rahman (ed), Penulis ; Burlian Senjaya (ed), Penulis ; Defila Priana Falarima (ed), Penulis ; Dodi Faedlulloh (ed), Penulis ; Donal Devi Amdanata (ed), Penulis ; Epris Mulisa (ed), Penulis ; Farnanda (ed), Penulis ; Hamzah Fansuri (ed), Penulis ; Hary Gunarso (ed), Penulis ; Marno Wance (ed), Penulis ; Muhammad Rifa’at Adiakarti Farid (ed), Penulis ; Oktafiani Catur Pratiwi (ed), Penulis ; Placenta Abshar Wijaya (ed), Penulis ; Ratnawati (ed), Penulis ; Teuku Muzaffarsyah (ed), Penulis ; Triono (ed), Penulis ; Wais Alqarni (ed), Penulis ; Zulfa Harirah (ed), Penulis ; Zulhilmi (ed), Penulis

Synopsis

Pasca tumbangnya rezim Orde Baru yang sentralistik lahirlah kemudian undang-undang otonomi daerah, yakni daerah diberikan kewenangan untuk mengurus rumah tangganya sendiri untuk kepentingan masyarakat luas. Tapi kita tahu, pada kenyataannya muncul pelbagai macam paradoks yang bertentangan dengan keinginan kebijakan otonomi daerah itu sendiri. Dalam kaitan ini, di banyak daerah bermunculan fenomena dinasti politik, oligarki lokal, politik transaksional, perilaku koruptif pejabat daerah, dan lain-lain. Para elit lokal itu biasanya memanfaatkan jabatan sosial, karisma, jaringan akar rumput, atau dukungan dari perusahaan tertentu dalam upaya merebut kekuasaan di daerah. Dengan kata lain, pesta demokrasi di daerah hanya sekedar seremonial peralihan kekuasaan dari satu aktor ke aktor berikutnya dengan masih berputar-putar di lingkaran dinasti dan oligarki lokal. Inilah paradoks implementasi otonomi daerah yang saat ini masih menjadi tantanngan bagi masyarakat di daerah dan demokrasi lokal.

Chapters

  • Book Series Demokrasi dan Otonomi Daerah Volume 1: Dinasti Politik dan Demokrasi Lokal

Author Biographies

Aminah, Penulis

Aminah adalah Dosen di Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala.

Anif Muchlashin , Penulis

Anif Muchlashin adalah Mahasiswa Program Magister Pembangunan

Sosial dan Kesejahteraan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas

Gadjah Mada.

Annas Rizaldi , Penulis

Annas Rizaldi adalah Dosen di Universitas Terbuka Pekanbaru.

Bobby Rahman , Penulis

Bobby Rahman adalah Dosen di Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan

Ilmu Politik Universitas Malikussaleh.

Burlian Senjaya , Penulis

Burlian Senjaya adalah Dosen di Prodi Ilmu Pemerintahan STISIP Nurdin

Hamzah Jambi.

Defila Priana Falarima , Penulis

Defila Priana Falarima adalah Alumni di Departemen Politik dan

Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah

Mada.

Dodi Faedlulloh , Penulis

 

Dodi Faedlulloh adalah Dosen di Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Donal Devi Amdanata , Penulis

Donal Devi Amdanata adalah Alumni Pascasarjana Universiti Sultan Zainal Abidin, Malaysia. 

Epris Mulisa, Penulis

Epris Mulisa adalah Alumni Pascasarjana Departemen Politik dan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada.

Farnanda, Penulis

Farnanda adalah Alumni Pascasarjana Departemen Politik dan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada.

Hamzah Fansuri, Penulis

Hamzah Fansuri adalah Dosen di Fakultas Administrasi Universitas Krisnadwipayana.

Hary Gunarso, Penulis

Hary Gunarso adalah Alumni Pascasarjana Departemen Politik dan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada.

Marno Wance , Penulis

Marno Wance adalah Dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura.

Muhammad Rifa’at Adiakarti Farid, Penulis

Muhammad Rifa’at Adiakarti Farid adalah Mahasiswa Program Doktoral Politik Islam-Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Oktafiani Catur Pratiwi, Penulis

Oktafiani Catur Pratiwi adalah Dosen di Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman.

Placenta Abshar Wijaya , Penulis

Placenta Abshar Wijaya adalah Mahasiswa Program Magister Ketahanan Nasional Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada.

Ratnawati, Penulis

Ratnawati adalah Dosen di Departemen Politik dan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada.

Teuku Muzaffarsyah, Penulis

Teuku Muzaffarsyah adalah Dosen di Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh.

Triono, Penulis

Triono adalah Dosen di FISIP Universitas Megou Pak Tulang Bawang, Lampung.

Wais Alqarni, Penulis

Wais Alqarni adalah Dosen di Prodi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala dan Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Justice (IDJ).

Zulfa Harirah , Penulis

Zulfa Harirah adalah Dosen di Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau.

Zulhilmi, Penulis

Zulhilmi adalah Dosen di Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Malikussaleh.

References

Al-Chaidar. (1999). Gerakan Aceh Merdeka: Jihad Rakyat Aceh Mewujudkan Negara Islam. Jakarta: Madani Press.

Anderson, B. (1991). Imagined Communities, Reflections on The Origin and Spread Of Nationalism. London: Verso.

Avonius, L. (2007). Waiting for Justice: Victims of Human Right Abuse in Aceh have not yet seen the legal processes they have been promised, http://www.insideindonesia.org/feature-editions/waiting-for- justice

Chaidar, A. (1999). Gerakan Aceh Merdeka: Jihad Rakyat Aceh Mewujudkan Negara Islam. Jakarta: Madani Press.

Damanik. (2010). Hasan Tiro: Dari Imajinasi Negara Islam ke Imajinasi Etno-Nasionalisme. Jakarta: Friedrich Ebert Stiftung (FES) dan Acheh Future Institute (AFI),

Hadiz, Vedi. (2016) Islamic Populism in Indonesia and the Middle East. Cambridge University Press.

Ibrahimy, M. N. (2001). Peranan Tgk. M. Daud Beureueh dalam Pergolakan Aceh. Jakarta: Media Dakwah.

Kawilarang, H. (2008). Aceh Dari Sultan Iskandar Muda Ke Helsinki. Banda Aceh: Bandar Publishing.

Laclau, Ernesto. (2005). On Populist Reason. London; New York: Verso.

Molyneux, Osborne. (2017). Populism: a deflationary view. Journal of Economy and Society, 46(1): 1-19.

Mudde, Cas, and Cristobal Rovira Kaltwasser. (2017). Populism: A Very Short Introduction. 2nd ed. edition. New York, NY: Oxford University Press.

Prayogi. (2018). Populisme Islam dan Imajinasi Politik dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. USU Repository.

Sari, C. (2013). Thesis Master Sains Politik. Analisis Pemikiran Politik Hasan Tiro Dalam Konteks Perjuangan Etnonasionalisme Dan Sejarah Konflik Antara Aceh Dengan Indonesia-Jawa. Bangi: Universiti Kebangsaan Malaysia.

Tiro, H. (1981). The Price of Freedom: The Unfinished Diary of Tengku Hasan Di Tiro. Ministry of Education and Information, State of Acheh- Sumatra.

. (1985). Indonesia Nationalism: a western Invention to Subvert Islam and Toprevent Decolonization of the Dutch East Indie. London, England: National Liberation Front Acheh Sumatera Ministry of Education and Information, State of Acheh-Sumatra.

Majalah Tempo. Edisi 18 - 24 Agustus 2003. Dengan judul besar: Mengapa Aceh Berontak.

Al-dhamari, R. and Ku-Ismail, K.-N. I. (2015) ‘Cash Holdings, Political Connections, and Earnings Quality: Some Evidence from Malaysia’, International Journal of Managerial Finance, 11(2), pp. 215–231. doi: 10.1108/MBE-09-2016-0047.

Alwi, S. (2002) ‘Paradigma Baru Peningkatan Kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)’, Jurnal Siasat Bisnis, 1(7), pp. 81–91.

Baum, J. A. C. and Oliver, C. (1991) ‘Institutional Linkages and Organizational Mortality’, Administrative Science Quarterly, 36(2), pp. 187–218.

Boubakri, N., Cosset, J. C. and Saffar, W. (2008) ‘Political Connections of Newly Privatized Firms’, Journal of Corporate Finance, 14, pp. 654–673. doi: 10.1016/j.jcorpfin.2008.08.003.

Cheema, M. U., Munir, R. and Su, S. (2016) ‘Political Connections and Organisational Performance: Evidence from Pakistan’, International Journal of Accounting & Information Management, 24(4), pp. 321–338. doi: http://dx.doi.org/10.1108/MRR-09-2015-0216.

Chen, Y., Luo, D. and Li, W. (2014) ‘Political Connections, Entry Barriers, and Firm Performance’, Chinese Management Studies, 8(3), pp. 473–486. doi: 10.1108/MBE-09-2016-0047.

Chen, Y. S., Shen, C. H. and Lin, C. Y. (2014) ‘The Benefits of Political Connection: Evidence from Individual Bank-Loan Contracts’, Journal of Financial Services Research, 45, pp. 287–305. doi: 10.1007/s10693-013- 0167-1.

Claessens, S., Feijen, E. and Laeven, L. (2008) ‘Political Connections and Preferential Access to Finance: The role of Campaign Contributions’, Journal of Financial Economics, 88, pp. 554–580. doi: 10.1016/j. jfineco.2006.11.003.

Ferguson, T. and Voth, H. J. (2008) ‘Betting on Hitler - The value of political connections in Nazi Germany’, Quarterly Journal of Economics, 123(1), pp. 101–137. doi: 10.1162/qjec.2008.123.1.101.

Fisman, R. (2001) ‘Estimating the Value of Political Connections’, The American Economic Review, 91(4), pp. 1095–1102.

Goldman, E., Rocholl, J. and So, J. (2009) ‘Do Politically Connected Boards Affect Firm Value’, Review of Financial Studies, 22(6), pp. 2331– 2360. doi: 10.1093/rfs/hhn088.

Gomez, E. T. et al. (2017) Minister of Finance Incorporated: Ownership and Control of Corporate Malaysia. Springer.

Hamid, A. A. (2011) ‘Network Governance in Government-Linked Companies (GLCs) and Non-Government-Linked Companies (NGLCs) in Malaysia’, Journal of Financial Reporting and Accounting, 9(1), pp. 54–73. doi: 10.1108/MBE-09-2016-0047.

Harefa, M. (2010) ‘Pengelolaan BUMD/Perusahaan Daerah di Provinsi Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Selatan’, Kajian, 15 (2), pp. 199–226.

Hillman, A. J. (2005) ‘Politicians on the Board of Directors: Do Connections Affect the Bottom Line?’, Journal of Management, 31(3), pp. 464–481. doi: 10.1177/0149206304272187.

Hillman, A. J., Keim, G. D. and Schuler, D. (2004) ‘Corporate Political Activity: A Review and Research Agenda’, Journal of Management, 30(6), pp. 837–857. doi: 10.1016/j.jm.2004.06.003.

Hung, M., Kim, Y. and Li, S. (2018) ‘Political Connections and Voluntary Disclosure: Evidence from Around the World’, Journal of International Business Studies. Palgrave Macmillan UK, 49(2), pp. 272–302. doi: 10.1057/s41267-017-0139-z.

Indonesian Law (1962) Undang-Undang No. 5 Tahun 1962 Tentang Perusahaan Daerah.

Ismail, W. A. W., Kamarudin, K. A. and Othman, R. (2012) ‘Assessment of Earnings Conservatism in Government-Linked Companies’, Procedia

- Social and Behavioral Sciences. The Authors, 65, pp. 650–655. doi: 10.1016/j.sbspro.2012.11.179.

Johnson, S. and Mitton, T. (2003) ‘Cronyism and Capital: Evidence from Malaysia’, Journal of Financial Economics, 67, pp. 351–382. doi: 10.1017/ CBO9781107415324.004.

Kamaluddin, R. (2000) ‘Peran dan Pemberdayaan BUMD Dalam Rangka Peningkatan Perekonomian Daerah’, makalah yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pemberdayaan BUMD, Jakarta, pp. 4–6.

Lester, R. H. et al. (2008) ‘Former Government Officials As Outside Directors: The Role of Human and Social Capital’, Academy of Management Journal, 51(5), pp. 999–1013.

Li, H. et al. (2008) ‘Political Connections, Financing and Firm Performance: Evidence from Chinese Private Firms’, Journal of Development Economics, 87, pp. 283–299. doi: 10.1016/j.jdeveco.2007.03.001.

Mak, Y. T. and Li, Y. (2001) ‘Determinants of Corporate Ownership and Board Structure: Evidence from Singapore’, Journal of Corporate Finance, 7, pp. 235–256. doi: 10.1016/S0929-1199(01)00021-9.

Pina, V., Torres, L. and Bachiller, P. (2016) ‘Political Influence and the Performance of Nonprofit Spanish Banks’, Nonprofit Management & Leadership, 26(4), pp. 471–488. doi: 10.1002/nml.

Said, J. and Jaafar, N. H. B. (2014) ‘Accountability in Government Linked Companies: An Empirical Finding’, Procedia - Social and Behavioral Sciences. Elsevier B.V., 145, pp. 294–299. doi: 10.3923/ibm.2015.460.469.

Sapienza, P. (2004) ‘The Effects of Government Ownership on Bank Lending’, Journal of Financial Economics, 72, pp. 357–384. doi: 10.1016/j.

jfineco.2002.10.002.

Sauqi, Y. R. and Albintani, M. (2013) ‘Tinjauan Ekonomi Politik Badan Usaha Milik Daerah’, Jurnal Demokrasi & Otonomi Daerah, 11(2), pp. 71– 143.

Selznick, P. (1953) TVA and the Grass Roots: A Study in the Sociology of Formal Organization. Barkeley and Los Angeles: University of California Press.

Sembiring, S. (2006) Hukum Perusahaan dalam Peraturan Perundang- undangan. Bandung, Indonesia: Nuansa Aulia.

Shleifer, A. (1998) ‘State versus Private Ownership’, Journal of Economic Perspectives, 12(4), pp. 133–150. doi: 10.1257/jep.12.4.133.

Su, Z., Fung, H. and Yau, J. (2013) ‘Political Connections and Corporate Overinvestment: Evidence from China’, International Journal of Accounting and Information Management, 21(4), pp. 285–296. doi: 10.1108/IJAIM-02-2013-0006.

Ting, I. W. K. and Lean, H. H. (2011) ‘Capital Structure of Government- Linked Companies in Malaysia’, Asian Academy of Management Journal of Accounting and Finance, 7(2), pp. 137–156. doi: 10.1166/asl.2015.5944. Performance Differently?’, Pacific-Basin Finance Journal. Elsevier B.V,

, pp. 297–317. doi: 10.1016/j.pacfin.2018.08.009.

Wu, W. et al. (2012) ‘Political connections, tax benefits and firm performance: Evidence from China’, Journal of Accounting and Public Policy. Elsevier Inc., 31(3), pp. 277–300. doi: 10.1016/j.jaccpubpol.2011.10.005.

Xin, K. R. and Pearce, J. L. (1996) ‘Connections as substitutes for formal institutional support’, Academy of Management Journal, 39(6), pp. 1641–1658.

Zhou, K. Z., Gao, G. Y. and Zhao, H. (2016) ‘State Ownership and Firm Innovation in China: An Integrated View of Institutional and Efficiency Logics’, Administrative Science Quarterly, 62.

Andre Krouwel, Party Models, dalam Richard S. Katz & William Crotty,

Handbook of Party Politics, (Los Angeles: Sage Publications, 2006).

Bonnie N. Field dan Peter M. Siavelis, Candidate Selection Procedure in Transitional Polities: A Research Note, Party Politics (Los Angeles: Sage Publication, 2008).

Budi Prayitno, Pelembagaan Politik PDIP Jateng (Semarang: Universitas Diponegoro, Tesis, 2011).

Cornelis Lay. Melawan Negara PDI 1973-1986, (Polgov : Yogyakarta, 2010).

John H, Aldrich, Why Party? (Chicago: University of Chicago Press, 1995).

Isdiyanto, Budiono Isman dan Solikun, Kontroversi Ganjar, Kompas Media Nusantara: Jakarta, 2016

Knut Heidar. Keanggotaan dan Partisipasi Partai, dalam Richard. S. Katz dan William Crotty, Hand Book Partai Politik (Bandung: Nusa Media, 2004).

Khoirudin. Partai Politik dan Agenda Transisi Demokrasi, Menakar Kinerja Partai Politik Era Transisi di Indonesia (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004).

Mada Sukmajati dkk. Rekrutmen Kepala Daerah Dalam Teori dan Partai Pengalaman dari Kota Yogyakarta, (Yogyakarta: Research Center for Politics and Government Jurusan Politik dan Pemerintahan Universitas Gadjah Mada, 2012).

Sukmajati, Kandidasi dalam Partai Politik di Indonesia, Yogyakarta, Makalah disampaikan dalam Konferensi Nasional Hukum Tata Negara Ke-3 dengan topik Demokratisasi Partai Politik yang diselenggarakan oleh PUSaKo FH Universitas Andalas, Bukittinggi, 5-8 September 2016.

Marjorie Randon Hershey. Partai Politik sebagai mekanisme pilihan sosial dalam Richard. S. Katz dan William Crotty, Handbook Partai Politik (Bandung: Nusa Media, 2004).

Michael Gallagher dan Michael Marsh. Candidate Selection in Comparative Perspective the Secret Garden of Politics (London: Sage. 1988).

Party Organization On Contemporary Democracies, dalam R Gunther,

J. Montero dan J. Linz (ed), Political Parties: Old Concepts and New Challenges,Oxford UP, 2002

Paul.D. Leedy and Jeanne.E. Ormrod. Practical Research: Planning and Design Research Edisi 8. Ohio: Pearson Merrill Prentice Hall, [2005].

Peter M. Siavelis dan Scot Morgentern. Pathways to Power: Political Recruitment and Candidate Selection in Latin America (Pennsylvania:The

Pennsylvania UP, 2008).

Pippa Norris, Joni Lovenduski. Political Recruitment: Gender, Race and Class in the British Parliament (Cambridge: Cambridge UP, 1995).

Ranney Austin dalam Reuven Y. Hazan dan Gideon Rahat, “Seleksi Calon: Metode dan Konsekuensi dalam Richard. S. Katz dan William Crotty, Handbook Partai Politik (Bandung, cetakan I Agustus 2014).

Reuven Y. Hazan dan Gideon Rahat, Democracy Within Parties Candidate Selection Methods and Their Political Consequences (New York: Oxford University Press, 2010).

Robert E. Stake, “Studi Kasus” dalam Norman K. Denzin dan Yvonna S. Lincoln, Handbook of Qualitative Research (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011).

Sigit Pamungkas. Partai Politik Teori dan Praktik di Indonesia, Institute for Democracy and Welfarism:Yogyakarta), 2012.

Steven B. Wolinetz. Beyond the Catch All Party: Approach To The Study Of Parties And Party Organization In Contemporary Democracies, dalam R. Gunther, J. Montero dan J. Linz, Political Parties: Old Concepts and New Challenges (Oxford UP, 2002).

Sugiyono, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, cetakan ke-6, penerbit ALFABETA, Bandung, 2009.

T.B. Bottomore. Elit dan Masyarakat (Jakarta: Akbar Tanjung Institute, 2006).

Widodo, Bambang Eka Cahya dan Mada Sukmajati. Evaluasi Pemilu Legislatif tahun 2014: Studi Kasus Daerah Istimewa Yogyakarta. (Jakarta: Electoral Research Institute (ERI), Pusat Penelitian Politik (P2P politik) LIPI, The Australian Commission (AEC), 2015).

Achmad Zaenal. Menunggu Pertarungan PDIP dengan Demokrat dalam Pilgub, diakses di www.antarajateng.com/detail/menunggu- pertarungan-pdip-dengan-demokrat-dalam-pilgub.html, pada tanggal Jumat, 22 Februari 2013 pukul 11:48:35 WIB.

Aries Setiawan, Survei Popularitas Cagub Jawa Tengah dari PDIP Masih Rendah, diakses di http://nasional.news.viva.co.id/news/read/404218- survei--popularitas-cagub-jawa-tengah-dari-pdip-masih-rendah pada tanggal 30 October 2014. 19:30 WIB.

Aaradhya Caesar, Pengertian Kelompok diakses pada https:// arihdyacaesar.wordpress.com/2012/01/13/pengertian-kelompok/, tanggal 23/10/2016 jam 16:14 WIB.

Atiqoh Hasan. Biografi Rustriningsih, diakses di http://profil.merdeka. com/indonesia/r/rustriningsih/ , pada tanggal 14 September 2016, pukul 15:25 WIB.

Bambang Aris Sasangka, 45,90% Rakyat Jateng Belum Tentukan Pilihan Cagub, diakses dari http://www.madiunpos.com/2012/10/07/ pilgub-jateng-4590-rakyat-jateng-belum-tentukan-pilihan-cagub-336880, pada tanggal 05 Agustus 2015, pukul 7:25:18 WIB.

Fahmi Achmad. PILGUB JATENG: Rustriningsih Ditolak PDIP Karena Nasdem?, diakses di http://kabar24.bisnis.com/read/20130425/78/10735/ pilgub-jateng-rustriningsih-ditolak-pdip-karena-nasdem, pada tanggal 18 Agustus 2015, pukul 15:21:34 WIB.

M, Achmad Zaenal, Rustri Minta Pendukungnya Bersabar, diakses di http://jateng.antaranews.com/detail/index.php?id=74882, pada tanggal Rabu, 27 Februari 2013 pukul 22:07:47 WIB.

Muhammad Zulfikar, Sosok Jokowi Jadi Faktor Kemenangan Ganjar-Heru di Hitung Cepat, diakses di http://www.tribunnews.com/ nasional/2013/05/26/sosok-jokowi-jadi-faktor-kemenangan-ganjar-heru- di-hitung-cepat, tanggal 26 Mei 2013 pukul 22:32 WIB.

Tomo, S. BAB III Strategi Pemenangan Ganjar Pranowo–Heru Sudjatmoko, diakses di http://eprints.undip.ac.id/45515/4/BAB_III.pdf, pada tanggal . 22 Mei 2016, pukul 14:43:18 WIB.

Vizcardine Audinovic Partai NasDem, diakses di http://profil.merdeka. com/indonesia/p/partai-nasdem/, pada tanggal 27/09/16 pukul 15:04 WIB.

Agustino Leo. (2015). Politik Lokal dan Otonomi Daerah. Penerbit Alfabeta.

Alim Bathoro. (2014). Perangkap Dinasti Politik Dalam Konsolidasi Demokrasi. Jurnal Fisip UMRAH, 2(2), 115–1.

Azahra, J. M. (2019). Politik Familisme Di Tubuh Partai Islam Lokal : Studi Kasus Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Kabupaten (pp. 1–18).

Baharuddin, T., & Purwaningsih, T. (2017). Modalitas Calon Bupati Dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Tahun 2015. Journal of Governance and

Public Policy, 4(1), 205–237. https://doi.org/10.18196/jgpp.4176

Bottomore, T. B. (2006). Elite dan Masyarakat (edisi terj.). Akbar

Tandjung Institute.

Bungin, B., Syarif, N., Teguh, M., & Rossafine, T. D. (2019). Citra Aktor Politik Pilkada Gubernur Dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara Tahun 2018. LUGAS Jurnal Komunikasi, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.31334/ljk. v3i1.408

Bunte Marco, U. A. (2009). Democratization On Post Soeharto Indonesia. Routledge Contemporary Southeast Asia Series.

Casey, K. (2008). Defining Political Capital: A Reconsideration of Bourdieu’s Interconvertibility Theory. St Louis, USA: Lab for Integrated Learning and Technology: University of Missouri.

Daniel Fitzpatrick. (2009). “Indonesian Corporate Governance”

((Singapura: ISEAS Indonesia in Transition (ed.)).

Fahrurrozi. (2017). Diaspora Politik Keluarga Organisasi Nahdlatul Wathan pada Pemilu Legislatif 2014 di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Jurnal Afkaruna, 13(1), 87–109. https://doi.org/10.18196/ AIIJIS.2017.0068.82-109

Fahrurrozi, T. G. (2016). Eksistensi dan Tantangan Peran dalam Transformasi Masyarakat. Sanabil Press.

Fernandes, A. (2019). Politik Identitas dalam Pemilu 2019: Proyeksi dan Efektivitas. Centre For Strategic and International Studies, 1, 1–10.

Fitri, A. (2019). Dinasti Politik pada Pemerintahan di Tingkat Lokal. KEMUDI: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 4(1), 91–111. https://doi.org/10.31629/ kemudi.v4i1.1333

Fitriyah, F. (2020). Partai Politik, Rekrutmen Politik dan Pembentukan Dinasti Politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Politika: Jurnal Ilmu Politik, 11(1), 1–17. https://doi.org/10.14710/politika.11.1.2020.1-17

Hidayat, A. (2009). POLITIK DINASTI Dalam Perspektif Ekonomi dari

Kerajaan Demak. 2(2017).

Kamaruddin Salim. (2019). Partisipasi Politik Dan Dinamika Demokrasi.

–1116.

Marijan, K. (2015). Sistem Politik Indonesia, Konsolidasi Demokrasi Pasca Orde Baru. Penerbit Prenada Media Group.

Marno Wance; Bakri La Suhu. (2020). Partisipasi Pemilih Pemula Dalam Menentukan Pilihan Politik Pada Pemilihan Kepala Daerah Maluku Utara. JOURNAL OF GOVERNMENT - JOG (Kajian Manajemen Pemerintahan & Otonomi Daerah) Volume, 4, 129–142.

Marno Wance, R. M. D. (2019). Modalitas Dinasti Ahmad Hidayat Mus Pada Pemilihan Kepala Daerah di Maluku Utara 2018. Sosiohumaniora

- Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 21(3), 256–268. https://doi. org/10.24198/sosiohumaniora.v21i3.21547

Mill, J. S. (1871). Principles of Political Economy. D. Appleton and Company.

Muchsin, D., Purwaningsih2, T., & Nurmandi, A. (2019). Praktik Dinasti Politik Di Aras Lokal Pasca Reformasi : Studi Kasus Abdul Gani Kasuba Dan Ahmad Hidayat Mus Pada Pilkada Provinsi Maluku Utara. Jurnal Wacana Politik - ISSN 2502 - 9185: E-ISSN: 2549-2969, 4(2), 133–144.

Rusnaedy, Z., & Purwaningsih, T. (2018). Keluarga Politik Yasin Limpo Pada Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Gowa Tahun 2015. Jurnal Politik, 3(2). https://doi.org/10.7454/jp.v3i2.116

Schumpeter, J. (2003). Capitalism, Socialism, And Democracy. In: Dahl R.A., Shapiro I, Cheibub JA (eds) The Democracy Sourcebook. Cambridge, MA: MIT Press.

Umar, J. (2019). IDENTITAS ETNIK DAN DINAMIKA POLITIK LOKAL ORANG MAKEANG DI TERNATE.

Winarno Budi. (2007). Sistem politik Indonesia era reformasi. Penerbit Media Pressindo.

Yamin, I., & Agustino, L. (2014). Demokrasi dan Kekuasaan Politik Petahana Pada Pilkada Takalar 2007. Jurnal Analisis Politik.

Badan Pusat Statistik Klaten, 2020. Kabupaten Klaten dalam Angka,

Belarminus, Robertus. 2018. 6 Dinasti Politik dalam Pusaran Korupsi, Suami-Istri hingga Anak-Orangtua Bersekongkol. Diakses di https:// yogyakarta.kompas.com/read/2018/03/02/07292391/6-dinastipolitik- dalam-pusaran-korupsi-suami-istri-hingga-anak-orangtua?page=all. Pada 19 Juli 2020 Pukul 11.38 WIB.

Evani, Fuska Sani. 2016. Klaten Masuk Zona Merah Kasus Suap dan Korupsi. Diakses di https://www.beritasatu.com/nasional/407187-klaten- masuk-zona-merah-kasus-suap-dan-korupsi. Pada 19 Juli 2020 Pukul

34 WIB.

KPU Klaten. 2020. Data Pilbup 2005. Diakses di https://kpu-klatenkab. go.id/data-pilbup-2005/. Pada 19 Juli 2020 Pukul 13.30 WIB.

KPU Klaten, 2020 Penetapan Sri Hartini. Diakses di https:// klatenkab.go.id/kpu-tetapkan-hj-sri-hartini-se-dan-hj-sri-mulyani-sebagai- pemenang-pemilihan-bupati-dan-wabup-klaten/) Pada 22 Juli 2020 pukul

30 WIB

KPU Klaten, 2020. Data Pilbup 2015 diakses di https://kpu-klatenkab. go.id/hasil-pemilukada-klaten-2010/) pada 22 Juli pukul 08.30 WIB

Hafiz, M. (2018). Dinasti Politik (Reproduksi Kekuasaan dalam Dinasti Bani Husain di Desa Sera Tengah). Komunitas, 7(3), 384-402.

Pareto, Vilfredo. (1987). The Mind and Society. A Treatise on General Sociology. New York: Dower

Prasetyo, Erwin Edhi. 2017. Klaten dalam Pusaran Dinasti Politik. Diakses di https://regional.kompas.com/read/2017/01/06/13190091/ klaten.dalam.pusaran.dinasti.politik?page=all. Pada 19 Juli Pukul 10.20 WIB.

MRA Farid, 2019. Analisis Problematika Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Depok Kabupaten Sleman Pada Pemilihan Umum 2019. Jurnal Hasil Penelitian di Kabupaten Sleman, Bappeda Sleman.

Mosca, G. (1989). The Ruling Class. New York: McGraw Hill.

Susanti, Martien Herna. 2017. Dinasti Politik dalam Pilkada di Indonesia. Journal of Government and Civil Society. Vol. 1, No. 2, September 2017, Halaman. 111-119.

Wikipedia. 2019. Daftar Bupati Klaten. Diakses di https://id.wikipedia. org/wiki/Daftar_Bupati_Klaten. Pada 19 Juli 2020 Pukul 11.45 WIB.

Abdullah, M. Afif. (2005), Politik Hukum Ratifikasi Konvensi HAM di Indonesia: Upaya Mewujudkan Masyarakat yang Demokratis, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Asshiddiqie, Jimly. (2006), Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia (Edisi Revisi), Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstutusi Republik Indonesia, Jakarta.

Bisariyadi, et.al., Komparasi Mekanisme Penyelesaian Sengketa Pemilu di Beberapa Negara Penganut Paham Demokrasi Konstitusional, dalam Jurnal Konstitusi Volume 9, Nomor 3, September 2012, 533.

Budiardjo, Miriam. (2009), Dasar Dasar-Ilmu Politik, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Dwipayana, Ari., Demokrasi Biaya Tinggi, dalam Jurnal FISIPOL UGM, 2009, 31.

Goodpaster, Gary. (2001), Refleksi tentang Korupsi di Indonesia, USAID, Jakarta.

Hakim, Abdul Aziz. (2011), Negara Hukum dan Demokrasi di Indonesia, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Huntington, Samuel P. (2003), Tertib Politik di Tengah Pergeseran Kepentingan Massa (Terjemahan dari Political Order in Changing Societies) Alih bahasa: Sahat Simamora dan Suryatim, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

https://kpu.go.id/koleksigambar/Praktek_Politik_Uang_pd_Pemilu_ Legislatif_2014_Bandu ng_Barat.pdf. Diakses tanggal 26 September 2018.

Kantaprawira, Rusadi. (2004), Sistem Politik Indonesia, Sinar Baru Algesindo, Bandung.

Kartini, Dede Sri. Demokrasi dan Pengawasan Pemilu. Journal of Governance. Volume 2 Nomor 2 Desember 2017, hlm, 161.

Nurtjahjo, Hendra. (2006), Filsafat Demokrasi, Bumi Aksara, Jakarta.

Ramadhanil, Fadhli, et.al. (2015), Desain Partisipasi Masyarakat Dalam

Pemantauan Pemilu, Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan di Indonesia atas kerjasama dengan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Jakarta.

Rifai, Amzulian. (2003), Pola Politik Uang Dalam Pemilihan Kepala Daerah, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Rousseau, Jean Jacques. (2009), Du Contract Social (Perjanjian Sosial), Visimedia, Jakarta.

Samuel P., Huntington. (2003), Tertib Politik di Tengah Pergeseran Kepentingan Massa (Terjemahan dari Political Order in Changing Societies) Alih bahasa: Sahat Simamora dan Suryatim, Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Sumarto, Mulyadi. (2014), Perlindungan Sosial dan Klientelisme: Makna Politik Bantuan Tunai dalam Pemilihan Umum, Gajah Mada University, Yogyakarta.

Surbakti, Ramlan. (1992), Memahami Ilmu Politik, PT. Grasindo, Jakarta.

Surbakti, Ramlan. (1999), Memahami Ilmu Politik, PT. Gramedia, Jakarta.

Surat Kabar Harian Kompas, Noda Politik Uang di Pemilu, edisi terbit 28 April 2014, 4. Syani, Abdul. (2013), Falsafah Hidup Masyarakat Lampung Sebuah Wacana Terapan. Dalam artikel http://staf.unila.ac.id/ abdulsyani/2013/04/02/falsafah-hidup-masyarakat-lampung-sebuah- wacana-terapan/. Diakses tanggal 10 September 2018.

Triono, Menakar Efektivitas Pemilu Serentak 2019, dalam Jurnal Wacana Politik, Volume 2 Nomor 2 Oktober 2017, 163. UU Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Penyelenggaraan Pemilu

Winardi. (2009), Politik Uang dalam Pemilihan Umum. Jurnal Konstitusi, Vol.II, No. 1 Juni 2009.

Ambardi, K. (2009). Mengungkap Politik Kartel: Studi tentang Sistem Kepartaian di Indonesia Era Reformasi. Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia).

Arianto, B. (2015). Kampanye kreatif dalam Kontestasi Presidensial 2014. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 16-39.

Balandier, G. (1986). Antropologi Politik (Edisi Terjemahan). Jakarta: CV. Rajawali.

Beetham, D. (1999). Democracy and Human Rights. Cambridge: Polity Press.

Breuning, J. T. (2013). Budaya Politik. In M. Hooghe, Ilmu Politik (pp.

-345). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Buchori, M. (2005). Indonesia Mencari Demokrasi. Yogyakarta: Insist Press.

Budiardjo, M. (2008). Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Dwipayana, A. A. (2009). Demokrasi Biaya Tinggi: Dimensi Ekonomi dalam Proses Demokrasi Elektoral di Indonesia Pasca Orde Baru. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 257-390.

Gaffar, A. (1997). Menampung Partisipasi Politik. JSP.

Gazali, E. (2004). Interaksi Politik dan Media: Dari Komunikasi Politik ke Politik Komunikasi. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 53-74.

Hadiz, V. R. (2005). DINAMIKA KEKUASAAN: Ekonomi Politik Indonesia Pasca-Soeharto. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia.

Heywood, A. (2014). Politik (Edisi Keempat). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Institute, T. A. (2014). Dominasi Politik Kekerasan dalam Pemilu di Aceh. Policy Brief Aceh Election, 1-18.

John Harris, K. S. (2005). Politisasi Demokrasi: Politik Lokal Baru. In

O. Tornquist, Defisit Politik Demokratisasi Substansial (p. 283). Jakarta: Demos.

Lay, C. (2007). Pilkada Langsung dan Pendalaman Demokrasi. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 63-92.

LKSPK. (2019). Laporan Hasil Penelitian: Partisipasi Pemilih pada Pemilu 2019 di Provinsi Riau. Pekanbaru: LKSPK dan KPU provinsi Riau.

Maran, R. R. (2007). Pengantar Sosiologi Politik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Mujani, L. d. (2007). Leadership, Party, and Religion: Explaining Voting Behaviour in Indonesia. Comparative Political Studies, 40: 832-857.

Panuju, R. (2009). Oposisi Demokrasi dan Kemakmuran Rakyat.

Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.

Runciman, D. (2012). Politik Muka Dua. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Scruton, R. (2013). Kamus Politik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tjahjoko, G. T. (2016). Politik Ambivalensi: Nalar Elit di Balik Pemenangan Pilkada. Yogyakarta: PolGov.

Tohari, A. (2013). Keluar dari Demokrasi Populer. Yogyakarta: PolGov.

Utomo, W. P. (2013). Menimbang Media Sosial dalam Marketing Politik di Indonesia: Belajar dari Jokowi-Ahok di Pilkada DKI Jakarta 2012. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 67-84.

Verba, G. A. (1990). Budaya Politik (Edisi Terjemahan). Jakarta: Bumi Aksara.

Vickery, C. (2011). Pedoman Untuk Memahami, Menangani, dan Menyelesaikan Sengketa Pemilu. Washington: IFES.

Warouw, W. P. (2009). Demokrasi Di Atas Pasir. In O. Tornquist, Kemandegan Demokrasi Indonesia (pp. 13-35). Yogyakarta: PCD Press dan Demos.

Beck, Ulrich. (2002). The Cosmopolitan Society and its Enemies.

Theory, Culture & Society, Vol. 19(1–2): 17–44

Castells, Manuel. (2010). The Power of Identity. USA: Wiley-Blackwell Cresswell, Tim. (2010). Towards a politics of mobility. Environment and

Planning D: Society and Space, 28, 17-31.

Cresswell Tim. (2006). On the Move: Mobility in the Modern Western World. New York: Routledge.

De Souza e Silva, Adriana. (2006). From Cyber to Hybrid: Mobile Technologies as Interfaces of Hybrid Spaces, Space and Culture, 9 (3), 261-278.

De Souza e Silva, Adriana and Frith, Jordan. (2010). Locative Mobile Social Networks: Mapping Communication and Location in Urban Spaces, Mobilities, 5 (4), 485-506.

De Souza e Silva, Adriana and Sheller, Mimi. (2015). Mobility and Locative Media: Mobile communication in communication in hybrid spaces. London: Routledge

Flew, Terry. (2008). New Media: An Introduction. Melbourne: Oxford University Press

Forlano, Laura (2009) WiFi Geographies: When Code Meets Place.

The Information Society, 25, pp. 1-9.

Georgiou, Myria (2006) Cities of difference: cultural juxtapositions and urban politics of representation. International journal of cultural and media politics, 2 (3). pp. 283-298.

Gil de Zúñiga et al. (2010). Digital Democracy: Reimagining Pathways to Political Participation, Journal of Information Technology & Politics, 7: 36-51

Gordon, Eric and de Souza e Silva, Adriana. (2011). Net Locality: Why Location Matters in a Networked World. UK: Wiley Blackwell

Jensen, Ole B. & Richardson, Tim. (2016). “Framing Mobility and Identity: Constructing Transnational Spatial Policy Discourses” in Baernholdt J O, and Simonsen K. Space Odysseys: Spatiality and Social Relations in the 21st Century. London: Routledge

Lim, Merlyna. (2018). Roots, Routes, and Routers: Communications and Media of Contemporary Social Movements, Journalism & Communication Monographs, Vol. 20 No.2, 92-136

Luusua, Anna, et.al. (2017). “Experiencing the Hybrid City: The Role of Digital Technology in Public Urban Places” in Hannigan, John & Richards, Greg. The SAGE Handbook of New Urban Studies. London: SAGE

Martin, Jason A. (2014). Mobile media and political participation: Defining and developing an emerging field, Mobile Media and Communication, 2 (2), 173-195

Sheller, Mimi and Urry, John (ed). (2006). Mobile Technologies of the City. London: Routledge

Sutko, Daniel M. (2010). Location-aware mobile media and urban sociability. New Media & Society, 13(5) 807–823

Tully, Claus J. (2003). Growing Up in Technological Worlds: How Modern Technologies Shape the Everyday Lives of Young People. Bulletin of Science, Technology & Society, 23 (6), 444-456.

Urry, John. (2000). Sociology beyond Societies. London: Routledge Wilhelm, Anthony G. (2000). Democracy in the Digital Age: Challenges

to Political Life in Cyberspace. London: Routledge

Agustino, L., & Yusoff, M. A. (2010). Politik Lokal di Indonesia: Dari Otokratik ke Reformasi Politik. Jurnal Ilmu Politik, 21(1), 5–30.

Ananta, D. D. (2016). Politik Oligarki dan Perampasan Tanah di Indonesia: Kasus Perampasan Tanah di Kabupaten Karawang Tahun 2014. Jurnal Politik, 2(1), 101–135.

Arief, S. (2002). Ekonomi Kerakyatan Indonesia: Mengenang Bung Hatta, Bapak Ekonomi Kerakyatan Indonesia. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Aulia, F. M., Maliki, & Asadullah, M. N. (2020). Riset: Tanpa Intervensi, COVID-19 akan Membuat Setidaknya 3,6 Juta Orang Indonesia Jatuh Miskin. The Conversation. https://theconversation.com/riset-tanpa- intervensi-covid-19-akan-membuat-setidaknya-3-6-juta-orang-indonesia- jatuh-miskin-138551

Chalik, A. (2017). Pertarungan Elite dalam Politik Lokal. Pustaka Pelajar.

Credit Suisse. (2019). Global Wealth Report 2019. https://www.credit- suisse.com/media/assets/corporate/docs/about-us/research/publications/ global-wealth-report-2019-en.pdf.

Djojohadikusumo, S. (1975). Indonesia dalam Perkembangan Dunia: Kini dan Masa Depan. LP3ES.

Faedlulloh, D. (2016). Membangun Demokrasi Ekonomi: Studi Potensi Koperasi Multi-Stakeholders. Jurnal Masyarakat Indonesia, 42(1), 65–76.

Gaventa, J. (2005). Reflections of the Uses of the ‘Power Cube’ Approach for Analyzing the Spaces, Places and Dynamics of Civil Society

Participation and Engagement. CFP Evaluation Series No 4.

Gaventa, J. (2006). Finding the Spaces for Change: A Power Analysis.

IDS Bulletin, 33(6), 23–33.

Hadiz, V. R., & Robison, R. (2014). Ekonomi Politik Oligarki dan Pengorganisasian Kembali Kekuasaan di Indonesia. Prisma - Jurnal Pemikiran Sosial Ekonomi, 33(1), 35–56.

Halim, A. (2014). Politik Lokal Pola Aktor dan Alur Dramatikalnya (Perspektif Teori Powercube Modal dan Panggung). LP2B.

Hidayat, E., Prasetyo, B., & Yuwana, S. (2018). Runtuhnya Politik Oligarki dalam Pemilihan Kepala Desa: Kekalahan Incumbent pada Pilkades Tanjung Kabupaten Kediri. Jurnal Politik, 4(1), 53–86.

Idris, A. (2012). Penguatan Ekonomi Kerakyatan Berdasarkan Demokrasi Ekonomi. Makalah Disampaikan Dalam Diskusi Ilmiah MPR RI Dan Universitas Almuslim.

Karimi, S. (2010). Manifesto Demokrasi Ekonomi: Sistem Pasar dan Keadilan Sosial. Pidato Pengukuhan Guru Besar Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Andalas.

Keling Kumang Group. (n.d.). Profil Keling Kumang Group. Web Keling Kumang Group. Retrieved August 7, 2020, from https://kelingkumanggroup. co.id/profile

Kusumaningtyas, A. N., Dewi, K. H., Ekawati, E., & Izzati, F. F. (2017). Perempuan Kepala Daerah dalam Jejaring Oligarki Lokal. Jurnal Penelitian Politik, 14(2), 243–264.

Luviena, N., Stietely, A., & Hoyt, L. (2010). Sustainable Economic Democracy: Worker cooperatives for the 21st Century. MitColab Community Innovator Lab.

Mosca, G. (1939). The Ruling Class. McGraw Hill.

Mubyarto. (1994). Sistem dan Moral Ekonomi Indonesia. LP3ES.

Mubyarto. (1997). Ekonomi Rakyat, Program IDT, dan Demokrasi

Ekonomi Indonesia. Aditya Media.

Mutis, T. (1992). Pengembangan Koperasi (Kumpulan Karangan).

Gramedia.

Nandi, A. (2017). Konglomerasi Ekonomi Sosial SANASA Group. Kopkun Institute. https://kopkuninstitute.org/2017/05/05/konglomerasi- ekonomi-sosial-sanasa-group/

O’Donnell, G. A. (2004). Why the Rule of Law. Journal of Democracy, 15(4), 32–46.

Robison, R., & Hadiz, V. (2004). Reorganizing Power In Indonesia: The Politics of Oligarchy in an Age of Markets. Routledge.

Sastrawidjadja, M. S., & Adam, R. C. (2015). Langkah Menuju Konglomerasi Koperasi di Indonesia. PJIH, 2(2), 209–231.

Suroto. (2019). Konglomerasi Korporasi Melawan Konglomerasi Koperasi. https://ekorantt.com/2019/09/16/konglomerasi-korporasi- melawan-konglomerasi-koperasi/

Suwandi. (2010). Konglomerasi Koperasi. Dipresentasikan Dalam Sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Koperasi Di Kementerian Koperasi Dan UKM.

Swasono, S.-E. (2008). Kerakyatan Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial: Implementasi Pasal 33 dan 34 UUD 1945. Gerakan Jalan Lurus.

Varma, S. (2007). Teori Politik Modern. Raja Grafindo Persada.

Wie, T. (1981). Pemerataan, Kemiskinan, Ketimpangan. Sinar Harapan.

Winters, J. (2011). Oligarchy. Cambridge University Press.

World Bank. (2020). Aspiring Indonesia: Expanding the Middle Class. https://www.worldbank.org/en/country/indonesia/publication/aspiring- indonesia-expanding-the-middle-class

Zuada, L. H. H., Suaib, E., & Syifatu, W. (2016). Desentralisasi dan Oligarki Predator di Wakatobi: Peran Oligarki dan Elit Penentu dalam Pembangunan Perdesaan. Jurnal Penelitian Politik, 13(2), 167–191.

Abdul wahab, Solichin, (2012), Analisis Kebijakan: Dari Formulasi ke Penyusunan Model-Model Implementasi Kebijakan Publik, Jakarta: Bumi Aksara

Chorafas, Dimitris N, (2011), Sovereign Debt Crisis: The New Normal and The Newly Poor, United Kingdom-New York: Palgrave Macmillan Studies in Banking and Financial Institution

Coleman, James S, (2013), Dasar-dasar Teori Sosial (Foundation of Social Theory), Bandung: Nusa Media.

Dunn, William, (2003), Pengantar Analisis Kebijakan Publik, Edisi Kedua, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Dye, Thomas R, (1992), Understanding Public Policy, New Jersey: Engelwood

Easton, David, (1965), System analysis Of Political Life, New York: Knopf

Ganie-Rochman, Mutia, (2000), Artikel“Good Governance: Prinsip, Komponen dan Penerapannya”, Dalam HAM : Penyelenggaraan Negara Yang Baik dan masyarakat warga, Jakarta: KOMNAS HAM.

Hogwood, Brian. W and Gunn, Lewis. A, (1998), Policy Analysis for The Real Word, USA: Oxford University Press.

Mardiasmo, (2009), Akuntabilitas Sektor Publik, Yogyakarta: Andi

Nugroho, Riant, (2003), Kebijakan Publik: Formulasi, Implementasi dan

Evaluasi, Jakarta: Elex Media Komputindo.

Ritzer, George, dan Goodman, Douglas.J, (2012), Teori Sosiologi Modern Edisi Revisi, Yogyakarta: Kreasi Wacana.

Afala, L. (2015). Bertahannya rezim Kuasa Adat Dalam Politik Lokal di Amparita, Sulawesi Selatan. Yogyakarta: UGM.

Bourdieu, P., & Waqcuant, L. (1992). An Invitation to Reflexive Sociology. Chicago: The University of Chicago Press.

Bourdieu, P. (1995). Language and Symbolic Power, terj. Dari bahasa Perancis oleh Gino Raymaond & Matthew Adamson,:.Cambridge: Polity Press.

Bourdieu, P. (1995). Outline of A Theory of Practice (1st ed.). Cambridge: Cambridge University Press.

Cendana. (2018). Konsep Maskulinitas Dalam “Kustom Kulture” di Yogyakarta. Yogyakarta: UGM.

Darwis, R., & Dilo, A. (2012). Implikasi Falsafah Siri’ Na Pacce Pada Masyarakat Suku Makassar di Kabupaten Gowa. Jurnal El Harakah, 87.

Fahruddin. (2017). Nurdin Abdullah. Jakarta: Noura Books.

Fashri, F. (2007). Penyingkapan Kuasa Symbol. Yogyakarta: Juxtapose Pers.

Field, J. (2010). Modal Sosial, Yogyakarta: Kreasi Wacana Press.

Grenfell, M. (2008). Pierre Bourdieu Key Concept. London: Acumen.

Harker, R. (2005). (Habitus x Modal) + Ranah = Praktik: Pengantar

Paling Komprehensif kepada Pemikiran Pierre Bourdieu (terjemahan Pipit Maizier). Yogyakarta: Jalasutra.

Harris, J. (2004). Politisasi Demokrasi Politik Lokal Baru. Jakarta: Demos.

Haryatmoko. (2003). Landasan Teoritis Gerakan Sosial Menurut Pierre Bourdieu, Menyingkap Kepalsuan Budaya Penguasa (edisi 11-12). Yogyakarta: Basis.

Irawan, S. (2018, May 5). Prof Nurdin Abdullah: Kepemimpinan Bukan Warisan. Retrieved June 15, 2019, from https://www.google. com/amp/s/makassar.tribunnews.com/amp/2018/05/15/prof-nurdin- abdullahkepemimpinan-bukan-warisan

Suswanto. (2017). Bukan Oportunis tapi Praksis. Yogyakarta: UGM

Abdullah, Aceng. (2001). Press Relation: Kiat Berhubungan dengan Media Massa. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Adji, Oemar Seno. (1977). Mass Media dan Hukum. Jakarta:Erlangga.

Aminah, A. (2018). Peran Media Dalam Komunikasi Politik Jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah Tahun 2017 Di Kabupaten Aceh Barat, SOURCE: Jurnal Ilmu Komunikasi 2 (3), 1-15

https://doi.org/10.35308/source.v2i3.521

Aminah, A. (2019). Peran Media Sosial “Facebook” dalam Proses Pembentukan Opini Publik Menjelang Pemilihan Umum Legislatif 2019 di Kabupaten Aceh Jaya. SOURCE: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 1-14. https://doi.org/10.35308/source.v4i2.918

Ardianto, Komala dan Karlina. (2009) Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Asih, Irsanti Widuri. 2011. “Media Sosial dan Politik: Sarana E-Democracy atau Sekadar Pepesan Kosong?” dalam Proceeding Semnas FISIP-UT, hal.452-465. http://www.pustaka.ut.ac.id/dev25/pdfprosiding2/fisip201131. pdf,

Bungin, Burhan (2006). Sosiologi komunikasi. Kencana. Jakarta: Pranada Media Group

Cangara, Hafied. (2009). Komunikasi Politik: Konsep, Teori, dan Strategi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada,

Cangara, Hafied. (2010). Komunikasi Politik: Konsep, Teori dan Strategi. Jakarta: Rajawali Pers.

Cangara,Hafied (2004). Pengantar Ilmu komunikasi.Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Castells, Manuel. (2001). The Rise Of The Network Society, Oxford:Blackwell

Effendy, Onnong (1994). Ilmu, Teori dan Filsafat komunikasi. Bandung: Citra Aditya Bakti

Effendy, Uchjana Onong. (2004). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek.

Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Elvinaro. (2007). Komunikasi Massa Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Firmanzah. (2007). Marketing Politik. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Firmanzah. (2008). Marketing Politik: Antara Pemahaman dan Realitas.

Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Habermas, Jurgen, (1989). The Theory of Communication Action I, Boston: Beacon Press

Haryatmoko. (2009). Mengarahkan Opini Publik. Kompas. Senin 2 Februari Mansell,2004

Norris, (2001). Cultural Obstacles to Equal Representation. Journal of Democracy, 12 (3), 126-140

Olii, Helena. (2007). Opini publik. Jakarta: PT Indeks

Pawito, (2009). Komunikasi Politik:Media Massa dan Kampanye Pemilihan. Jogjakarta:Jalasutra.

Sastropoetro, Santoso. (1990). Pendapat Publik, Pendapat Umum, dan Pendapat. Khalayak dalam Komunikasi Sosial. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Shimp, Terence A. (2003). Periklanan & Promosi: Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu Edisi Kelima Jilid II. Jakarta: Erlangga

Sorensen, Georg. Democracy and ... “Prospek Demokrasi di Myanmar”, Jurnal Universitas. Paramadina, Vol 2 No. 2. 2003

Sorensen, Georg. (2003). Democracy and Democratization: Processes and Prospects in a Changing World. Aarhus:Westview Press.

Stewart, L.P. (2006). Communication and Human Behavior. USA: Pearson Education.

Wilhelm, Antony. (2003). Demokrasi di Era digital. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Published

March 10, 2022

How to cite