Gangguan Reproduksi Repeat Breeding Pada Sapi Aceh

Authors

Tongku N. Siregar
Penulis
Sri Wahyuni
Penulis
Cut Nila Thasmi
Penulis
Husnurrizal
Penulis

Synopsis

“Gangguan Reproduksi: Repeat Breeding pada Sapi Aceh” secara fokus membahas salah satu gangguan reproduksi yang disebut kawin berulang (repeat breeding) yang kejadiannya sering dilaporkan pada berbagai breed sapi. Pada buku ini, pembahasan gangguan repeat breeding difokuskan pada sapi aceh yang merupakan ternak kebanggaan masyarakat di daerah Aceh. Materi yang disajikan pada buku ini telah ditulis dengan merujuk pada berbagai literatur pendukung dan diperkaya dengan hasil-hasil riset tim penulis dan peneliti-peneliti lainnya yang telah dipublikasikan pada berbagai jurnal ilmiah, baik jurnal nasional maupun internasional. Buku ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan rujukan bagi peneliti yang tertarik dengan berbagai aspek gangguan repeat breeding pada ternak sapi khususnya sapi aceh.

Author Biographies

Tongku N. Siregar, Penulis

Tongku N. Sirega lahir di Rantauprapat, Sumatera Utara, 1 September 1969. Predikat Guru Besar di bidang Reproduksi Hewan yang diperoleh pada tanggal 1 September 2010. Penulis merupakan dosen pada Program Studi Pendidikan Dokter Hewan dan bertugas di Laboratorium Reproduksi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh sejak tahun 1993. Pada tahun 2017, penulis merupakan Dosen Terbaik I Universitas Syiah Kuala.

Penulis aktif mengajarkan beberapa mata kuliah antara Fisiologi Reproduksi, Teknologi Reproduksi, dan Ilmu Kebidanan dan kemajiran pada Program Studi Pendidikan Dokter Hewan (S1), Program Magister Kesmavet, dan Program Studi Doktor dan Matematika Aplikasi Sain di Universitas Syiah Kuala. Tim penulis sedang fokus melakukan riset dan publikasi tentang repeat breeding pada sapi aceh yang dijadikan rujukan utama dalam penulisan buku ini. Beberapa di antaranya adalah Embryonic death incidents due to heat stress and effect of therapy with gonadothropin releasing hormone (GnRh) in aceh cattle; Determining proportion of exfoliative vaginal cell during various stages of estrus cycle using vaginal cytology techniques in aceh cattle; Anatomical and histological changes of uterine horn of Aceh cattle with repeat breeding ; Estrus performance and steroid level of repeat breeding aceh cattle synchronized with PGF2 alfa. Relationship between interferon-tau level (IFN- τ) and embryo mortality incident in Aceh cattle; Profiles of progesterone and bovine interferon-τ in repeat breeding and nonrepeat breeding Aceh cows; Beberapa karya tulis ilmiah yang telah dihasilkan dapat ditemukan pada profil penulis (Tongku Nizwan Siregar) di Scopus (ID: 57142415800) dan SINTA (ID : 6019487).

Sri Wahyuni, Penulis

Sri Wahyuni dilahirkan di Medan, 19 November 1969. Doktor di bidang Biologi Reproduksi lulusan Program Studi Biologi Reproduksi, Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor tahun 2012. Penulis merupakan dosen pada Program Studi Pendidikan Dokter Hewan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH USK), Banda Aceh dan bertugas di Laboratorium Anatomi Veteriner FKH USK sejak tahun 2003. Jenjang sarjana (S1) dan Profesi Dokter Hewan diselesaikan dari FKH USKtahun 1993 dan 1994. Sebelum bertugas sebagai dosen, penulis bekerjadi Kebun Binatang Medan (Medan Zoo) tahun 1994-2001. Setelah diterima sebagai dosen, penulis melanjutkan studi magister pada Program Studi Sains Veteriner SPs IPB dan lulus tahun 2008. Sebagai dosen, penulis mengajarkan beberapa mata kuliah, yaituAnatomi Veteriner I, II, dan III, Etika Veteriner dan Animal Welfare,dan Perilaku Hewan pada PS Pendidikan Dokter Hewan (S1). Pada PS Kesehatan Masyarakat Veteriner (S2), penulis mengajarkan mata kuliah Proposal Tesis dan Biologi Molekuler. Selain itu di PS Kesehatan Hewan (D3) penulis mengajarkan Makro Anatomi, Ilmu Nutrisi Hewan,dan Kesejahteraan Hewan. Pada tahun 2008, penulis memperoleh gelarPakar Anatomi Veteriner dari Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia (PAAI). Berbagai karya tulis yang telah dihasilkan dapat ditemukan pada profil penulis (Sri Wahyuni) di Scopus (ID: 54421379100) dan Sinta (ID:59618).

Cut Nila Thasmi, Penulis

Cut Nila Thasmi Lahir di Banda Aceh, 11 Juni 1962. Doktor di bidang Reproduksi Hewan, lulusan program studi Doktor Matematika dan Aplikasi Sains, Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala tahun 2019. Penulis merupakan dosen pada Program Studi Pendidikan Dokter Hewan dan bertugas di Laboratorium Reproduksi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh sejak tahun 1987.

Penulis aktif mengajarkan beberapa mata kuliah antara Fisiologi Reproduksi, Teknologi Reproduksi, dan Ilmu Kebidanan dan kemajiran pada Program Studi Pendidikan Dokter Hewan (S1) dan selain itu pada Program Studi Diploma 3 Kesehatan Hewan, penulis mengajarkan Reproduksi Hewan dan Teknologi Reproduksi, Ilmu Nutrisi Hewan dan Ilmu Kebidanan dan kemajiran. Beberapa karya tulis ilmiah yang telah dihasilkan dapat ditemukan pada profil penulis (Cut Nila Thasmi) di Scopus (ID: 57142623700) dan SINTA (ID : 6032075).

Husnurrizal, Penulis

Husnurrizal Lahir di Beureunuen, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh pada 29 Januari 1983. Menyelesaikan studi S1 dan Profesi pada Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh tahun 2009. Kemudian melanjutkan pendidikan S2 pada Program Studi Kesehatan Masyarakat Veteriner Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, pada tahun 2018-2020.

Penulis merupakan salah satu tenaga Pranata Laboran Pendidikan (PLP) yang bertugas di Laboratorium Reproduksi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh sejak tahun 2010. Sebelum bertugas Laboran PLP, penulis pernah bekerja sebagai volunteer pada lembaga konservasi pengamat burung “Cicem Nanggroe” pada tahun 2009, selanjutnya pada tahun 2010 bekerja pada Puskeswan di Blang Pidie, Aceh Barat Daya, Aceh. Hingga pada tahun 2011, penulis bekerja tetap sebagai Laboran PLP. Berbagai karya tulis ilmiah yang telah dihasilkan dapat ditemukan pada profil penulis (Husnurrizal) di Scopus (ID: 57195734509)

References

Abdullah, M.A.N, (2008), Karakterisasi Genetik Sapi Aceh Menggunakan Analisis Keragaman Fenotipik, Daerah d-Loop DNA Mitokondria dan DNA Mikrosatelit. Disertasi. Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Abdullah, M.A.N. (2009), Karakteristik Genetik Spesifik Sapi Aceh. Deregulasi dan Peningkatan Brand Image Pembibitan. Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan. Banda Aceh. 2009.

Abdullah, M.A.N., R.R. Noor, H. Martojo, D.D. Solihin, dan E. Handiwirawan, (2007), Keragaman fenotipik sapi aceh di Nanggroe Aceh Darussalam. Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture, 32(1): 11-21.

Abdullah, M.A.N., R.R. Noor, H. Martojo, dan D.D. Solihin, (2008), Karakterisasi genetik sapi aceh dengan menggunakan dna mikrosatelit. Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture. 33 (3): 165-175.

Abere, T., and H. Belete, (2016), Infections of the Uterus on Postpartum Cows: A Review. Journal of Reproduction and Infertility, 2016, 7(2): 34-40; doi: 10.5829/idosi.jri. 2016.7.2.111.

Ahammed, R., M. Tasnim, Md.A. Halim, M. Sarkar, Md.S. Islam and M. Morshed, (2018), A comparative study on reproductive hormones of repeat breeding and synchronized repeat breeding dairy cows under bathan rearing system at Baghabari Milk Shed Areas In Bangladesh. IOSR Journal of Agriculture and Veterinary Science (IOSR-JAVS), 11(11-II): 55-60; doi: 10.9790/2380-1111025560.

Akhtar, M.S., A.A. Farooq, L.A. Lodhi, S.A. Muhammad, M.M. Ayaz, M.H. Lashari, S. Murtaza, I. Hussain, M. Irshad, H. M. Maqbool, and M.A. Raza, (2014), Studies on serum macro and micro minerals status in repeat breeder and normal cyclic Nili-Ravi buffaloes and their treatment strategies. African Journal of Biotechnology, 13(10): 1143-1146; doi: 10.5897/ AJB12. 2328.

Awasthi M.K., F.S. Kavani, G.M. Siddiquee, N.P. Sarvaiya, and H.J. Derashri, (2007), Is slow follicular growth the cause of silent estrus in water buffaloes. Animal Reproduction Science. 99(3-4): 258-268; doi: 10.1016/j.anireprosci.2006.05.014

Azawi, O.I, (2008), Review. Postpartum uterine infection in cattle. Animal Reproduction Science, 105(2008): 187-208.

Azawi, O.I, (2010), Uterine infection in buffalo cows: A review. Bulletin Buffalo. 29(3):154-171.

Azizunnesa, S.D. Joy, and M.O. Faruk, (2011), Isolation and identification of uterine microorganisms in postpartum dairy cows. Bangladesh Journal of Microbiology. 28(1): 19-23.

Badan Standarisasi Nasional, (2020), SNI 7651-3:2020. Bibit sapi potong : Bagian - 3: Aceh.

Bakhtiar (2010), Performans reproduksi dan produksi sapi Aceh. Tesis. Program Pascasarjana. Universitas Andalas. Padang.

Bakhtiar, Yusmadi, dan Jamaliah, (2015), Kajian performans reproduksi sapi aceh sebagai informasi dasar dalam pelestarian plasma nutfah genetik ternak lokal. Jurnal Ilmiah Peternakan. 3(2): 29-33.

Barui, A., S. Batabyal, S. Ghosh, D. Saha, and S. Chattopadhyay, (2015), Plasma mineral profiles and hormonal activities of normal cycling and repeat breeding crossbred cows: A comparative study. Veterinary World, 8(1): 42-45; doi: 10.14202/vetworld.2015.42-45.

Basri, H, (2006), Penelusuran Arah Pembibitan Sapi Aceh. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh.

Bedewy R.B., and M.A. Rahaway, (2019), Comparative study for detection of subclinical endometritis in local cows. Advances in Animal and Veterinary Sciences, 7(4): 289-294; doi: 10.17582/journal.aavs/2019/7.4.289.294.

Beltman, E.M., P. Lonergan, G.M. Dıskın, F.J. Roche, and A.M. Crowe, (2009), Effect of progesterone supplementation in the first week post conception on embryo survival in beef heifers. Theriogenology, 71: 1173-1179.

Bhat, F.A., H.K. Bhattacharyya, and S.A. Hussain, (2014), White side test: A simple and rapid test for evaluation of nonspecific bacterial genital infections of repeat breeding cattle. Veterinary Research Forum, 5(3): 177-180. PMCID: PMC4279644.

Bonneville-Hébert, A., E. Bouchard, D.D. Tremblay, and R. Lefebvre, (2011), Effect of reproductive disorders and parity on repeat breeder status and culling of dairy cows in Quebec. Can J Vet Res. 2011. 75(2): 147-51. Pubmed: 3062926.

Bridi, A., K. Bertolin, V.B. Rissi, L.K.S. Mujica, W.G. Glanzner, M.P. de Macedo, F.V. Comim, P.B.D. Gonçalves, and A.Q. Antoniazzi, (2018), Parthenogenetic bovine embryos secrete type I interferon capable of stimulating ISG15 in luteal cell culture. Animal Reproduction, 15(4): 1268-1277; doi: 10.21451/1984-3143-AR20180095.

Carneiro L.C., J.G. Cronin, and I.M. Sheldon, (2016), Mechanisms linking bacterial infections of the bovine endometrium to disease and infertility. Reproductive Biology, 16: 1-7; doi: 10.1016/j.repbio.2015.12.002.

Carneiro, L.C., J.G. Cronin, and I.M. Sheldon, (2016), Mechanisms linking bacterial infections of the bovine endometrium to disease and infertility. Reproductive Biology, 16: 1-7; doi: 10.1016/j.repbio.2015.12.002.

Ceylan, A., I. Serin, H. Aksit, and K. Seyrek, (2008), Concentrations of some elements in dairy cows with reproductive disorders. BulletinVeterinary Institute in Pulawy, 52: 109-112.

Chethan, S.G., S.K. Singh, M. Karikalan, N.S. Kharayat, B.K. Behera, K. Narayaman, H. Kumar, and A. Anjaneya, (2015). Histopathological evaluation of important uterine pathological affections in riverine buffalo (Bubalus bubalis): An abattoir study. Asian Journal of Animal and Veterinary Advances, 10(8): 406-415; doi: 10.3923/ajava.2015.406.415.

Cummins, S.B., P. Lonergan, A.C. Evans, and S.T. Butler, (2012), Genetic merit for fertility traits in Holstein cows: II. Ovarian follicular and corpus luteum dynamics, reproductive hormones, and estrus behavior. Journal of Dairy Science, 95: 3698-3710. doi: 10.3168/jds.2011-4976.

Dar, R.R., S. Firdous, B.Y. Amin, A. Ali, K. Narayanan, and M. Patel, (2017), Luteal dysfunction: a potential cause of repeat breeding and the strategies to combat it. Theriogenology Insight, 7(2): 105-112; doi: 10.5958/2277-3371.2017.00026.2.

Direktorat Pangan dan Pertanian BAPPENAS, (2010), Naskah Kebijakan (Policy Paper): Strategi dan Kebijakan dalam Percepatan Pencapaian Swasembada Daging Sapi 2014. Jakarta. 2010.

Dubuc, J., T.F. Duffield, K.E. Leslie, J.S. Walton, and S.J. LeBlanc, (2010), Definitions and diagnosis of postpartum endometritis in dairy cows. Journal of Dairy Science, 93: 5225-5233; doi: 10.3168/jds.20103428.

Downloads

Published

September 2, 2021

How to cite