Manajemen Perikanan Budidaya Air Payau dan Laut: Prinsip & Praktik

Authors

Jimmy Cahyadi
Penulis

Synopsis

Potensi pengelolaan wilayah pantai dan laut yang luas di Indonesia merupakan kesempatan dan sekaligus tantangan dalam kemanfaatannya sesuai dengan visi misi pemerintah Indonesia yang ingin meningkatkan dan mensejahterakan masyarakat melalui pemberdayaan kemampuan mengelola sumberdaya alam pada subsektor produksi perikanan budidaya perairan payau dan laut. Kebijakan perencanaan keruangan kelautan perikanan nasional ini membuat gairah pelaku farm aquaculture pada daerah dan kawasan yang memiliki potensi perikanan budidaya perairan pesisir dan laut. Buku “Manajemen Perikanan Budidaya Air Payau dan Laut (prinsip dan praktik) ini disusun sebagai satu diantara sumber ilmu pengetahuan berdasarkan referensi hasil-hasil penelitian, regulasi dan pengabdian pada masyarakat

Author Biography

Jimmy Cahyadi, Penulis

Penulis dilahirkan di Kota Samarinda yaitu memiliki semboyan “Kota TEPIAN” (Teduh Rapi Aman dan Nyaman) Provinsi Kalimantan Timur, pada tanggal Hari Kamis 23 Januari 1980. Merupakan putra pertama dari lima bersaudara (Emmy Kartika Sari, SE; Irma Permata Sari, SH; Pajriannur, SH, M.H, LCA; dan Vina Purnama Sari, SH) dari orang tua tercinta pasangan Ayahanda Armada (Pensiunan PNS Kehutanan Kabupaten Kutai Kartanegara) dan Ibunda Djuraidah. Mulai dari pendidikan Sekolah: SDN 001 (Tanjung Redeb, Kabupaten Berau selama 1 tahun) kemudian pindah ke SDN 030 (Telok Lerong Samarinda, selama 4 Tahun) lalu pindah ke SDN 004 (Pandanwangi, Samarinda selama 2 Tahun); SMPN Negeri 4 Samarinda dan SMAN 1 Samarinda (1 Tahun) lalu pindah ke SMAN 3 Samarinda (2 Tahun) yang semua diselesaikan dengan tepat waktu pada Tahun 1992, 1995 dan 1998. Kemudian Tahun 1998 melanjutkan Pendidikan Sarjana Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman Samarinda selesai dengan baik Tahun 2003. Pada Tahun 2003, penulis diterima menjadi dosen/tenaga pengajar pada Program Studi Budidaya Perairan (Sejak Tahun 2018 berganti nama menjadi Program Studi Akuakultur) pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan (UBT) di Kota Tarakan Kalimantan Utara hingga sekarang. Alhamdulillah, pada Bulan Juli Tahun 2007, penulis menikah dengan Irmawati, A.Md (perawat PNS Dinas Kesehatan Kota Tarakan) dan dikarunia 3 orang anak yaitu: Ahmad Hanif Cahyadi, Muhammad Faris Cahyadi dan Artanabil Raqila Cahyadi. Kemudian penulis melanjutkan pendidikan Program Pascasarjana Magister di Program Studi Manajemen Sumberdaya Pantai Universitas Diponegoro Semarang dengan Konsentrasi Budidaya Perairan Pantai selesai Tahun 2009 dengan predikat Cumlaude. Selama menjadi tenaga pengajar, penulis aktif pada berbagai kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat serta berbagai organisasi/lembaga pendidikan dan lingkungan. Selain berprofesi dosen, penulis juga aktif sebagai seorang auditor Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) LPPOM MUI Provinsi Kalimantan Utara. Beberapa publikasi International dan nasional telah dihasilkan. Buku yang pernah diselesaikan penulis berjudul; Budidaya Udang Windu Ditambak Tradisional ISBN (13)6029594225 bersama penulis lainnya yaitu: Heppi Iromo, Aziz, Muhammad Amien, Tahun 2010 dan Buku Parasit dan Penyakit Ikan (parasite and fish diseases) ISBN (978-602-53663-0-7) bersama penulis lainnya yaitu : Gloria Ika Satriani, Ery Gusman dan Encik Weliyadi.

References

Afrianto dan Liviawati, 1990. Beberapa Metode Budidaya Ikan. Yogyakarta : Penerbit Kanisius.

Akbar, S., Sudjiharno dan Sumaryati, 2001, Pembesaran Kerapu Macan (Epinephelus fuscogutatus) dan Kerapu Tikus (Cromileptes altivelis) di Karamba Jaring Apung. Balai Budidaya Laut Lampung. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. Departemen Kelautan dan Perikanan. Jakarta.

Amin, M.T.P., Rumayar, T.P, Femmi, N. F., Kemur, D., Suwitra, I. 2005. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Tengah dalam jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol. 8, No. 2 juni 2005 ; hal 282-291

Anggadireja, T.J,. A.Zatnika, H.Purwoto, S. Istini. 2006. Rumput Laut. Penebar Swadaya. Jakarta.

Aquatec, 2021. Kunci Keberhasilan Pembudidaya Ikan. https://aquatec.co.id/

Aslan, M. 1998. Budidaya Rumput Laut. Kanisius. Yogyakarta.

Atmadja, W. S, 1996, Pengenalan Jenis Algae Merah (Rhodophyta) Dalam Atmadja, W. S., A. Kadi, Sulistijo Dan R. Satari (eds). Puslitbang Ocean-ology LIPI.

Azis dan Cahyadi, J. 2020. Benefits Of Tiwai Onion (Eleutherine Americana)

Extract As Phytopharmaceutical Plant To Inhibit The Growth Of Vibrio Harveyi Through In-Vitro And In-Vivo. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Ke-lautan Unair. Scientific journal of fisheries and marine Vol 12 No.1 (2020) P-ISSN;2085-5842 E ISSN;2528-0759.

Cahyadi J., Satriani G. I., Gusman E., Weliyadi E., 2020. Inhibiting Vibrio Har-

veyi infection in Penaeus monodon using enriched Artemia salina with mangrove fruit Sonneratia alba extract. AACL Bioflux 13(3):1674-1681.

Cahyadi. J, Satriani. G.I, Gusman. E, Weliyadi. E, Sabri. 2018. Skrining Fi-tokimia Ekstrak Buah Mangrove (Sonneratia alba) Sebagai Bioenrich-ment Pakan Alami Artemia salina. Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 3, Oktober 2018 Hal. 33-39 E-ISSN 2599-3313 P-ISSN 2615-434x

Cahyadi, J. Satriani, G. I, Gusman, E. Weliyadi, E. 2018. Buku Parasit dan Penyakit Ikan “Parasite and Fish Disease”. Myria Publisher ISBN. 978-602-53663-0-7.

Cahyadi, J. 2017. Analisis Produktivitas Primer Perairan Pantai Amal Kota Tarakan Bagi Pengembangan Budidaya. Jurnal Harpodon Volume 10 Nomor 1 Oktober 2017. (E-ISSN : 2541-6294 dan P-ISSN : 2087-121X)

Cahyadi, J. 2013. Kajian Potensi Budidaya Kerapu di Perairan Pulau Bunyu Melalui Pendekatan Hidrooceanografi dan Sistem Informasi Geografi. Jurnal Harpodon Borneo Vol 6 No.1 April 2013. (E-ISSN : 2541-6294 dan P-ISSN : 2087-121X).

Cahyadi, J. dan Yuniarti, E. 2013. Pemanfaatan Pupuk Hayati Sebagai Solu- si Dalam Rekayasa Pertumbuhan Budidaya Rumput Laut Kota Tarakan. Jurnal Harpodon Volume 7 Nomor 1 April 2014. ISSN ; 2087-121X.

Cahyadi, J. 2011. Perubahan Sosial Komunitas Pesisir dan Implikasinya Ter- hadap Degradasi Sumber daya Alam di Kawasan Delta Mahakam Kali- mantan Timur. Jurnal Harpodon Borneo Vol 4 No.1 April 2011. (E-ISSN : 2541-6294 dan P-ISSN : 2087-121X).

Cahyadi, J. 2010. Distribusi Tambak Kota Tarakan Berdasarkan Citra Satelit Landsat – TM. Jurnal Harpodon Borneo Vol 3 No.1 April 2010. (E-ISSN : 2541-6294 dan P-ISSN : 2087-121X).

Cahyadi, J. dan laga, A. 2009. Kajian Potensi Budidaya Rumput Laut di Perairan Pulau Bunyu Melalui Pendekatan Hidro-Oceanografi Dan Sistem Informasi Geografi. Prosiding Seminar Nasional UGM. ISBN 978- 979-19942-3-1.

Campbell, N.A., J.B. Reece dan L.G. Mitchell. 2006. Biology. Concepts dan Connections. 5th Ed. Addison Wesley Longman Inc. pp 118.

Coy, M and Johnston, K. 2001. Using ArcGIS Spatial Analyst. ArcGIS Hand- book-ESRI. Redlands. USA.

Danoedoro, P,. 2012. Pengantar penginderaan jauh digital. Penerbit Andi, Yo- gyakarta. Edisi Cetakan I. 398 hlm. ISBN: 978-979-29-3112-9

Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. 2011. Petunjuk Teknis Budidaya Rumput Laut Eucheuma spp. Departemen Kelautan dan Perikanan. Jakarta

Dahuri, R. J. Rais, S.P. Ginting dan M.J. Sitepu. 2004. Pengelolaan Sumber daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. PT. Pradnya Paramita. Jakarta.

Departemen Kelautan dan Perikanan, 2004. Pedoman Penyusunan Rencana Zona dan Rencana Pengelolaan Kawasan Pesisir. Keputusan Direktur Jenderal Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Nomor 76 tahun 2004, Desember 2004. Jakarta

Departemen Kelautan dan Perikanan. 2002. Modul Sosialisasi dan Orientasi Penataan Ruang, Laut, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Ditjen Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Direktorat Tata Ruang Laut, Pesisir dan Pulau Kecil. Jakarta

Direktorat Jenderal Perikanan, 1994. Petunjuk Teknis Budidaya Ikan Laut di Jaring Apung. Ditjen Perikanan Departemen Pertanian. Jakarta

Djamali, A Hutomo, M. Burhanuddin dan S. Martosewojo, 1986. Sumber daya Ikan Kakap (Lates calcarifer) dan Bambangan (Lutjanus spp) di Indone- sia. Seri Sumber Daya Alam No. 130. Lon LIPI. Jakarta.

Doty MS. 1985. Eucheuma Alvarezii Sp.Nov (Gigartinales, Rhodophyta) from Malaysia dalam: Abbot Ia, Norris Jn (Editors). Taxonomy of Economic Seaweeds.California Sea Grant College Program.p 37 – 45.

________ 1982. Petunjuk Teknis Budidaya Laut. Ditjen Perikanan. Jakarta.

Departemen Pertanian. 1982. Pengembangan Budidaya Laut. Keputusan Per- tanian Nomor 473 Tahun 1982, Juli 1982. Jakarta.

Effendy, S., Sudirman, S. Bahri, E. Nurcahyono, A. Batubara, M. Syaichudin. 2006. Teknik pembenihan kepiting bakau (Scylla olivacea). Departemen kelautan dan perikanan. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. Balai Budidaya Air Payau Takalar. Takalar.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumber daya Lingkun- gan Perairan. Edisi Ketujuh. Penerbit Kanisius. Yogyakarta. ISBN.979- 21-0613-8. 258 hlm.

Gusman, E dan Cahyadi, J. 2014. Analisis Kesesuaian Lahan Budidaya Ikan Kerapu di Tambak Tradisional Kota Tarakan. Penelitian Mandiri Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. 2010.

Gusman, E dan Laga, A., 2013. Perbandingan Sistem Budidaya Yang Berbe- da Terhadap Kecepatan Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla Sp). Penelitian Mandiri. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Borneo Tarakan. Kalimantan Timur.

Hartoko, A dan Anindya, W. 2009. Oceanografi dan Sumber daya Perikanan Kelautan Indonesia. Edisi Pertama. Badan Penerbit UNDIP.

Hariyadi, B., Haryono, A. dan Untung Susilo. 2005. Evaluasi Efesiensi Pakan dan Efisiensi Protein Pada Ikan Karper Rumput (Ctenopharyngodon idel- la Val) yang Diberi Pakan dengan Kadar Karbohidrat dan Energi yang Berbeda. Fakultas Biologi Unseod. Purwokerto.

Hermawan, T., Akbar, S., Agustatik, S., Hartanto, N., Hari, A. W., Laga, S., Met- ke, M. B., Rusfian, R., Zakimin. 2003. Manajemen Pembesaran Kerapu Macan di Keramba Jaring Apung. Loka Budidaya Laut Batam. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. Departemen Kelautan dan Perikanan. Ja- karta

Hatta, M. 2002. Hubungan Antara Klorofil-a dan Ikan Pelagis dengan Kondi- si Oseanografi di Perairan Utara Irian Jaya. http://tumoutou.net/3_ sem1_012/muh_hatta.htm

Hutabarat S dan S. M. Evans. 2000. Pengantar Oseanografi. UI Press, Jakarta

Iromo, H., Azis., Amien, H., Cahyadi, J., 2010. Budidaya Udang Windu Di Tam- bak Tradisional. Tarakan. ISBN. (13) 978-602-95942-2-5. UB Press. 152 hlm.

Juanda. 2010. Pengaruh berbagai kadar protein-karbohidrat pakan bervitomolt terhadap pertumbuhan, kecernaan, dan efisiensi pakan kepiting bakau (Scylla olivacea) di bak terkontrol. Laporan Penelitian. Fakultas Ilmu Ke- lautan dan Perikanan. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Jumani dan Iromo, H. 2008. Kajian Luasan Tambak Tradisional Udang Windu (Penaeus monodon) di Pulau Tarakan. Laporan Penelitian. Fakultas Per- ikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Borneo Tarakan.

Kementerian Negara Lingkungan Hidup. 2004. Baku Mutu Air Laut. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 51 tahun 2004, tanggal 8 April 2004. Jakarta

Kementerian Kelautan dan Perikanan, 2020. Pusat Data Statistik dan Informa- si Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Pengolahan Data Produksi Kelautan dan Perikanan. Aplikasi Satu Data Statistik KKP. https://statistik.kkp.go.id

Karim. Muh. Y. 2005. Kinerja Pertumbuhan Kepiting Bakau Betina (Scylla ser- rata forsskal) pada Berbagai Salinitas Media dan Evaluasinya pada Sali- nitas Optimum dengan Kadar Protein Pakan Berbeda. Sekolah Pascasa- rjana Insitut Pertanian Bogor. Bogor

Kementerian Negara Lingkungan Hidup. 2004. Baku Mutu Air Laut. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 51 tahun 2004, tanggal 8 April 2004. Jakarta.

Keenan, C.P. and Blackshaw, A. 1999. Mud Crab Aquaculture and Biology. Proceedings of an international scientific forum held in Darwin, Australia, 21–24 April 1997. ACIAR Proceedings No. 78, 216 p. ISBN 1 86320 233 1 (print) 1 86320 486 5 (electronic)

Kadi, A. dan Wanda S. A., 1988. Rumput Laut (Algae), Jenis, Reproduksi, Pro- duksi, Budidaya Dan Pasca Panen. Proyek Studi Potensi Sumbedaya Alam Indonesia. Jakarta

Kungvankij,P. 1985. Budidaya Udang Disain Kolam, Pengoperasian dan Pen- gelolaannya, diterjemahkan oleh S.R Suyanto dan Hardjono, INFIS Man- ual Series No.42, 1987.

Lillesand, T.M dan R.W. Kiefer. 1990. Penginderaan Jauh dan Interpretasi Citra (Alih Bahasa: Dulbahri, dkk).Gajah Mada University Press. Yogyakarta

Novriadi, R., Agustatik, S., Hendrianto., Pramuanggit, R., Wibowo, A H., 2014. Penyakit Infeksi pada Budidaya Ikan Laut di Indonesia. ISBN : 978-602- 70003-1-5. Balai Perikanan Budidaya Laut Batam Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Nabib, R dan F. H. Pasaribu., 1989. Patologi dan Penyakit Ikan. Institut Perta- nian Bogor. Bogor.

NASA, 2008. Landsat-8 / LDCM (Landsat Data Continuity Mission). (http:// directory.eoportal.org/get_announce.php?an_id=10001248).

Nontji, A. 2005. Laut Nusantara. Edisi Revisi. Penerbit Djambatan. Jakarta.

Nybakken, J. W. 1992. Biologi Laut Suatu Pendekatan Ekologis. PT. Grame- dia. Jakarta.

Odum, E. P. 1979. Dasar-Dasar Ekologi. Edisi Ketiga. Gadjah Mada Uni- versity Press. Original English Edition. Fundamental of Ecology Third Edi- tion. Yogyakarta

Pandjaitan, L B., 2018. Kementerian Koordinator Bidang Investasi dan Ke- maritiman. https://maritim.go.id/menko-maritim-luncurkan-data-ruju- kan-wilayah-kelautan-indonesia/.

Poupin J. dan M. Juncker, 2010. A guide to the decapod crustaceans of the South Pacific. Published by CRISP and SPC, Noumea, New Caledonia, 320 pp., 366 photographs. Downloadable at www.crisponline.net & www. oeil.nc. ISBN: 978-982-00-0423-8.

Prahasta, E. 2002. Sistem Informasi Geografis, Konsep-Konsep Dasar. Penerbit Informatika. Bandung.

Rukisah, Maulianawati. D, Cahyadi, J. 2019. In Vitro Antibacterial Efficacy Of Leaves Extract Of Centela asiatica Against Vibrio harveyi And Aer- omonas hydrophila. Indonesia Aquaculture Journal P-ISSN 0215-0883; E-ISSN 2502-6577. Vol 14 nomor 2, 2019.

Rejeki, S., Aryati, R.W., Widowati, L.L., 2019. Pengantar Akuakultur. Cetakan Pertama UNDIP Press Semarang 2019. ISBN : 978-979-097-517-0

Radiarta, I. Ny., A. Saputra., O, Johan. 2005. Pemetaan Kelayakan Lahan untuk Pengembangan Usaha Budidaya Laut dengan Aplikasi Inderaja dan Sistem Informasi Geografis di Perairan Lemito, Propinsi Gorontalo. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. Pusat Riset Perikanan Budidaya Jakarta. Vol 11 (1), hal 1-13.

Romimmohtarto K dan Juwana, S. 2005. Biologi Laut. Penerbit Djambatan. Jakarta.

Romimohtarto, K. 2003. Kualitas Air dalam Budidaya Laut. http://www.fao. org/3/ab882e/ab882e13.htm

Ricker, W.E. 1975. Computation and Interpretation of Biological Statistic of Fish Populations. Department of The Environment Fisheries and Marine Ser- vice, Ottawa. Bull. Fish. Res. Board Can. 191: 382 p.

Sachlan, M. 1982. Planktonologi. Direktorat Jenderal Perikanan Departemen Kelautan dan Perikanan. Jakarta. 101 hlm

Satriadi dan Widada. 2004. Distribusi Muatan Padatan Tersuspensi di Muara Sungai Bodri, kabupaten Kendal. Jurnal Ilmu Kelautan Universitas Dipo- negoro. Vol. 9 (2) hal 101 – 107

Schmittou, H.R., 1991. Budidaya Keramba: Suatu Metode Produksi Ikan di Indonesia. FRDO. Puslitbang Perikanan. Jakarat. Indonesia. 126. Hal.

Simtaru, 2021. Sistem Informasi Tata Ruang Provinsi Kalimantan Utara. http:// simtaru.kaltaraprov.go.id/web/profil/kt-tarakan

Soebjakto S, 2020. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya. Keterangan pers Kantor Kementerian Kelautan Perikanan Republik Indonesia, Jakar- ta. https://kkp.go.id/djpb/artikel/23792-kkp-susun-rencana-kerja-priori- tas-perikanan-budidaya-tahun-2021

Soebjakto S, 2016. Mengembalikan Pamor Udang windu. Info Akuakultur In- donesia, Tabloid Dwi Bulanan Perikanan Budidaya. Edisi no 20 Th 4 Ma- ret-April 2016. hal 12.

Sudarman dan Indriani. 2000. Budidaya, Pengolahan, dan Pemasaran Rum- put Laut. PT. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sukardi, M.F., Kusnendar, E., Ahda, A., Surono A., Imam, A., Batubara I isma- nadji I., Suitha, I.M., Yunaidar, R., Setawan, Kurnia, N., Danakusumah, E., Sulistijo, Zatnika, A., Basmal, J., Effendi, E., dan Runtuboy, N., 2004. Profil Rumput Laut Indonesia. Ditjenkan Budidaya Departemen Kelautan dan Perikanan, Jakarta.169 hal.

Supriharyono, 2002. Pelestarian dan Pengelolahan Sumber Daya Alam Wilayah Pesisir Tropis. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Sutanto, 1986. Penginderaan Jauh, Jilid 1 dan 2, Gajah Mada University Press Yogyakarta.

Takeuchi T. 1988. Laboratory Work Chemical Evaluation of Dietary Nutrient, p.79-229. In Watanabe, T. (Ed). Fish nutrient and mariculture. JICA. To- kyo. Kanagawa International Fisheries Training Centre, JICA

Undang-Undang Republik Indonesia No. 01 Tahun 2014. Perubahan atas Un- dang-undang No 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. http://www.bpn.go.id/Publikasi/Peraturan-Perun- dangan/Undang-Undang/undang-undang-nomor-1-tahun-2014-4280.

Undang-undang Republik Indonesia No.27 Tahun 2007. Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. http://www.dkp.go.id/sosialisi.

Winanto, C. 2004. Memproduksi Benih Tiram Mutiara. Penebar Swadaya. Jakarta

Wardoyo. 1982. Kriteria Kualitas Air Untuk Keperluan Pertanian dan Perikanan, Analisis Dampak Lingkungan. PPLH (Pusat Studi Pengelolaan Sumber daya Lingkungan Hidup) IPB. Bogor.

Yunizal, Murtini J.T, Utomo B.S, Suryaningrum T.H. 2000. Teknologi Pemanfaatan Rumput Laut. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekplorasi Laut dan Perikanan. hlm 1-11.

Published

April 19, 2022

How to cite