Bioekologi dan Bioteknologi Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) Estuaria

Authors

Agus Indarjo, Dosen Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro; Gazali Salim, Dosen Manajemen Sumberdaya Perairan, Universitas Borneo Tarakan; Sutrisno Anggoro, Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Unversitas Diponegoro; Christine Dyta Nugraeni, Dosen Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Borneo Tarakan; Julian Ransangan, Institut Penyelidikan Marin Borneo, Universiti Malaysia Sabah; Muhammad Firdaus, Dosen Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Borneo Tarakan

Keywords:

Bioekologi, Bioteknologi, Udang Galah

Synopsis

Udang galah adalah salah satu jenis kelas Crustacea yang memiliki nama ilmiah dari udang perairan Estuaria jenis spesies Macrobrachium rosenbergii dengan kategori secara anatomi memiliki bentuk tubuh yang besar (giant) apabila di bandingkan dengan jenis udang lainnya (Bambang Agus Murtidjo, 1992). Udang galah memiliki habitat ekologi perairan estuaria yang dangkal dan merupakan kategori dari kelas Crustacea dengan filum Arthopoda dengan suku Paleamonidae dari bangsa Decapoda. Udang galah umumnya hidup di perairan estuaria yang memiliki ciri khusus pada bagian kepala berbentuk kerucut dan rostrum melebar pada bagian ujungnya. Bentuk tubuhnya udang galah memanjang dan melengkung ke atas. Pada bagian atas udang galah terdapat gigi seperti gergaji sebanyak 12 gigi dan bagian bawah sebanyak 11 gigi. Kebanyakan udang galah jenis kelamin jantan memiliki ciri tubuh yang besar dan panjang, kuat dan memiliki capit yang besar.

Author Biographies

Agus Indarjo, Dosen Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Penulis bernama lengkap Agus Indarjo dan istri bernama Dra. Triwiyanti Rahayu dengan dikaruniai dua anak bernama Paramita Indiyanti, SH., M.Kn dan Hikmia Rahadini Pradipta, SIP. Penulis dilahirkan di Sragen Provinsi Jawa Tengah dan merupakan anak dari pasangan Bapak Hadi Sunaryo (alm) dan Ibu Sumiyem (Alm). Penulis merupakan Dosen tetap ASN di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Semarang, Provinsi Jawa Tengah (1987) - sekarang. Jenjang pendidikan penulis adalah SD Negeri Ngampunan Sragen (1972); SLTP Negeri 2 Sragen (1975); SMA Negeri 1 Sragen (1979); Jurusan Perikanan, Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Diponegoro Semarang (1985); Pendidikan Magister (S2) di Newcastle University Inggris (1995); Pendidkan Doktor (S3) Jurusan Manajemen Sumberdaya Pantai di Universitas Diponegoro Semarang (2012). Pelatihan 3 tahun terakhir dalam APEC Chineese Taipei, Taiwan di Chinese Taipie mengenai Regional Industry-Academia Collaboration for Talent Development: An Exchange of Skill Training, Internship and Jobs (2018) ; Pelatihan berbicara professional berbasis pesan kunci di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2019); Pelatihan Co Incubation and Incubator Training di Yerevan yang diselenggarakan oleh Foundation for Armenian Science and Technology (FAST) Armenia (2019). Jabatan akademik 3 tahun terakhir yaitu Plt Rektor Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah (2017-2018); Ketua Senat Universitas Palangka Raya (2017-2018); Plt Rektor Unviersitas Riau (2018-2019); anggota senat Universitas Riau (2018-2019); Sekretaris Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek DIKTI Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (2015-2019); Plt Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Januari 2020 – Sekarang). Penulis pernah menduduki jabatan Wakil Rektor II dan anggota senat Universitas Borneo Tarakan (2013-2015). Pengalaman organisasi dalam 3 tahun terakhir yaitu Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia sebagai anggota (1985-sekarang); Himpunan Ahli Pengelolaan Pesisir Indonesia, Provinsi Jawa Tengah (2010 – sekarang); Yayasan Pendidikan Ikhlashul Abror, Semarang (2011-sekarang); Ikatan Sarjana Oseanografi Jawa Tengah (2007 – sekarang); Ikatan Keluarga Alumni Universitas Diponegoro Semarang (1985-sekarang); Forum Majelis Rektor Indonesia (2017-2019); Kalimantan University Consursium (2017-2018); Asosiasi Dosen Republik Indonesia (ADRI) (2018-sekarang); Aliansi Pendidikan Vokasi Seluruh Indonesia/APVOKASI (Januari 2020 – sekarang). Karya ilmiah dalam bentuk HKI mengenai Sistem Indormasi Coastal Cleanup Indonesia nomor Pencatatatan 000178187 (2020).
Karya ilmiah dalam bentuk publikasi jurnal nasional bereputasi dan jurnal internasional bereputasi baik dalam bentuk pengabdian ataupun dalam bentuk penelitian. Pengalaman seminar dalam 3 tahun terakhir yaitu Internasional Seminar: Improving Quality Strategy of Higher Education in Indonesia. Taitung University, Taiwan. Presenter 2018. Establishing Business of Innovation Through Sustainable Productive Collaborations Industrial Gathering Science Techno Park (STP) Universitas Andalas. Padang. Pemakalah 2019. Seminar Nasional Penguatan Sinergi UIG (University Industry Government) dalam Era Globalisasi Industri 4.0 di Kawasan Timur Indonesia. Kerjasama Universitas Hasanuddin dengan JICA Makassar. Pemakalah 2019. Percepatan Kabupaten Pakpak Barat dan Kabupaten Dairi Menuju Sumatera Utara Bermartabat. Ikatan Masyarakat Pakpak Indonesia dan Yayasan Konstruksi dan Infrastruktur Indonesia. Jakarta. Pemakalah 2019. Penulis mendapatkan Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia atas Satyalancana Karya Satya 10 tahun (2001); Satyalancana Karya Satya 20 tahun (2016); Satyalacana Karya Satya 30 tahun (2018) dan Pengabdian 25 tahun terus menerus dari Rektor Universitas Diponegoro Semarang (2012) dan pernah menjadi dosen teladan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Dipnegoro Semarang.

Gazali Salim, Dosen Manajemen Sumberdaya Perairan, Universitas Borneo Tarakan

Penulis bernama lengkap Gazali Salim dan istri bernama lengkap Kun Retno Handayani (Ombudsman Republik Indonesia Cabang Semarang) dengan di karuniai dua anak bernama Almeera Zaskia Gazali dan Arfa Fawwaz Gazali. Penulis merupakan dosen tetap ASN PS. Manajemen Sumberdaya Perairan (2010), FPIK, Universitas Borneo Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara-sekarang. Jenjang pendidikan penulis adalah SD Al-Irsyad (1989); SLTP Negeri 3 Tegal, (1995); SMA Negeri 2 Tegal (1998); Pendidikan S1 di Jurusan Ilmu Kelautan, FPIK, UNDIP (2006). Pendidikan S2 di Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen Sumberdaya Pantai, UNDIP (2009) dengan predikat Cumlaude. Penulis pengalaman penelitian mandiri; penelitian Hibah Bantuan Sosial Pemkot Tarakan; Penelitian hibah DIPA Universitas Borneo Tarakan; penelitian Hibah Dosen Pemula (2013 dan 2015), Penelitian Hibah Bersaing (2013), Penelitian Hibah Fundamental (2017), Penelitian Hibah Dasar (2019-2020) dan Penelitian Hibah INSINAS (Direktur Pengembangan Teknologi Industri) (2020). Penulis memiliki pengalaman pengabdian kepada masyarakat hibah DIPA Universitas Borneo Tarakan dan hibah program kemitraan masyarakat dari Kemristekdikti. Penulis telah menghasilkan karya ilmiah secara nasional (Jurnal Harpodon Borneo, Jurnal Saintek UBT, Jurnal Akuatika, Jurnal Omni-Akuatika, Indonesian Journal Marine Science, Buletin Marina Sosial Ekonomi; Jurnal Sosial ekonomi; Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo UBT, Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia/Berdikari; Jurnal Bioflux Internasional. Penulis mengikuti kegiatan Seminar Nasional dan Seminar Internasional dalam Prosiding dan Scopus).

Penulis telah menghasilkan karya ilmiah berupa Buku dengan judul “Domestikasi Udang Prospek Masa Depan Sumber Pangan dari Laut“. Penulis telah mengasilkan dua (2) HKI dari Buku dan dari Program Software dengan judul “Petunjuk Penggunaan aplikasi SICC (Sistem Informasi Coastal Cleanup) Indonesia”. Penulis pernah menjadi pembimbing karya ilmiah mahasiswa ke tingkat nasional dalam bentuk PKM-P (Program Kreatifitas Mahasiswa-Penelitian) (7); Penulis mendapatkan penghargaan sebagai Dosen pembimbing atas peran serta dalam dalam rangka mengikuti “PEKAN ILMIAH NASIONAL (PIMNAS) XXV” di Yogyakarta yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian dan Kebudayaan RI bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta- Indonesia. Penulis juga aktif mengikuti organisasi ilmiah (Masyarakat Akuakultur Indonesia, Masyarakat Nano Teknologi Indonesia, ADRI (Ahli Dosen Republik Indonesia) ataupun non ilmiah (GerakanNasional Anti Narkotika / GRANAT). Pengalaman amanah jabatan struktural penulis sebagai Koordinator OJS Jurnal Harpodon Borneo, Sekertaris Jurnal Harpodon Borneo, Ketua Jurnal Harpodon Borneo, Kepala Laboratorium GIS (Geografis Infornasi Sistem), Kepala Laboratorium Mangrove dan Bekantan, Kepala Unit Pelaksana MKWU UBT. Saat ini penulis diberikan amanah menjadi Kepala Laboratorium Lingkungan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Borneo Tarakan.

Sutrisno Anggoro, Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Unversitas Diponegoro

Sutrisno Anggoro dilahirkan di Klaten Provinsi Jawa Tengah. Penulis merupakan anak pertama dari enam bersaudara pasangan Bapak H. Palil Koesnoprawoto (alm) dan Ibu Hj Rr Soekati (Alm). Jenjang pendidikan penulis adalah SD Negeri Tarubasan Klaten (1999); SLTP Negeri Karanganom Klaten, (lulus tahun 1968); SMA Negeri Jatinom Klaten (lulus tahun 1970); Jurusan Perikanan, Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Diponegoro berafiliasi dengan Institut Pertanian Bogor (lulus tahun 1977). Pendidikan S2 dan S3 diperoleh di Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam bidang Ilmu Perairan, lulus masing-masing pada tahun 1988 dan 1992 dengan predikat Cumlaude. Pendidikan tambahan dalam bidang Pengelolaan Sumber Daya Pesisir diperoleh dari SEARCA- UPLB Los Banos tahun 1986 dan Kagoshima University pada tahun 1996. Jabatan akademik selaku Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip dikukuhkan pada tahun 2001. Jabatan struktural yang pernah diemban di Undip, antara lain pernah menjabat sebagai: Sekretaris Jurusan Perikanan, Pembantu Dekan I dan III di Fakultas Peternakan dan Perikanan, Dekan Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan, Ketua Program S2 dan S3 Manajemen Sumber Daya Pantai, dan saat ini menjabat Ketua Laboratorium Pengelolaan Sumber Daya Perikanan. Selama bertugas sebagai dosen di Universitas Diponegoro, penulis mengajar di jenjang S1, S2 dan S3, serta menekuni bidang pengelolaan pesisir dengan konsentrasi: ekofisiologi udang dan ikan, pemodelan ekosistem dan manajemen sumber daya akuatik. Karya ilmiahnya banyak dipublikasikan di Jurnal Nasional serta Jurnal Internasional Bereputasi. Berdasarkan karya penelitian dan publikasi ilmiahnya mulai tahun 2017-2019, penulis ditetapkan oleh Kementerian Riset dan Teknologi sebagai peneliti terbaik rangking 245 dari 500 peneliti terbaik Indonesia pada tahun 2020. 

Christine Dyta Nugraeni, Dosen Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Borneo Tarakan

Christine Dyta Nugraeni S.Si., M.Si. Lulus S1 di Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Instititut Teknologi Sepuluh Nopember (FMIPA ITS) tahun 2015, lulus S2 di Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Instititut Teknologi Sepuluh Nopember (FMIPA ITS) tahun 2018. Saat ini adalah dosen tetap Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan (FPIK UBT). Mengampu mata kuliah Kimia Dasar, Biokimia, Sumber Daya Laut Tropis, Fisika Dasar, Gizi Ikani, dan Matematika. Pernah menjadi dosen tamu di program studi S-1 Kimia Universitas Palangkaraya. Aktif menulis di berbagai jurnal ilmiah. Pendanaan simlibtamas yang pernah diperoleh adalah Pengabdian Masyarakat “Pemberdayaan Masyarakat melalui Diversifikasi Rumput Laut sebagai Upaya Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Pesisir di Kelurahan Pantai Amal Tarakan Kalimantan Utara” dan Program INSINAS “Pengembangan Teknik Domestikasi Udang Galah (Macrobranchium Rosenbergii) Berbasis Kebutuhan Osmoregulasi, Moulting, dan Pakan” pada tahun pelaksanaan 2020.

Julian Ransangan, Institut Penyelidikan Marin Borneo, Universiti Malaysia Sabah

Julian Ransangan dilahirkan pada 18 Desember 1973 di Kota Marudu, Sabah, Malaysia dan mendapat pendidikan awal Sekolah Rendah Kebangsaan Kota Marudu dari tahun 1980- 1985. Beliau kemudian meneruskan pendidikan peringkat menengah di Sekolah Menengah Kebangsaan Kota Marudu dari tahun 1986-1990. Beliau mendapat keputusan cemerlang dalam peperiksaan Sijil Pelajaran Malaysia (SPM) dan melanjutkan pendidikan peringkat menengah tinggi sains di Sekolah Kebangsaan Mat Saleh Ranau pada tahun 1991-1992. Dengan keputusan yang cemerlang dalam Peperiksaan Tinggi Persekolahan Malaysia (STPM), beliau melanjutkan Pendidikan peringkat sarjana muda dalam bidang Bioteknologi di Universiti Malaysia Sarawak pada tahun 1993. Beliau berjaya menamatkan pengajian peringkat sarjana muda sains dengan kepujian dalam bidang Bioteknologi pada tahun 1997. Selanjutnya, beliau menyambung pengajian peringkat Sarjana dalam bidang Biologi Marin di Universiti Malaysia Sabah (UMS) pada tahun 1999 dan memulakan kerjaya beliau sebagai seorang pensyarah di Institut Penyelidikan Marin Borneo pada tahun yang sama. Setelah 10 tahun berkhidmat sebagai pensyarah, beliau kemudian menyambung pendidikan peringkat Doktor Falsafah (PhD) beliau pada tahun 2006. Pada tahun 2009, beliau berjaya menamatkan pengajian doktor falsafah dan dianugerahkan ijazah doktor falsafah dalam bidang patologi dan penyakit ikan. Setelah menamatkan pengajian doktor falsafah, beliau menyambung semula kerjaya beliau sebagai pensyarah di Institut Penyelidikan Marin Borneo, Universiti Malaysia Sabah (UMS) pada tahun 2009. Sepanjang berkhidmat sebagai pensyarah di UMS, beliau telah banyak menyumbang kepada pengajaran, penyelidikan, penerbitan, penyeliaan, dan khidmat masyarakat dalam bidang akuakultur dan perikanan. Setakat ini beliau telah berjaya menerbitkan lebih daripada 60 artikel di jurnal berwasit antarabangsa. Selain itu, beliau juga telah berhasil menyelia empat orang pelajar doktor falsafah (PhD) dan lebih dari 15 orang pelajar sarjana (MSc). Beliau juga pernah menjawat sebagai Timbalan Pengarah (Akademik dan Antarabangsa) Institut Penyelidikan Marin Borneo dari tahun 2011- 2015, Penyelaras Program Pascasiswazah, Institut Penyelidikan Marin Borneo dari tahun 2010-2011 dan Ketua Program Akuakultur dari tahun 2000-2005. Kini, beliau giat menjalankan penyelidikan dalam bidang moluska dan penyakit ikan. 

Muhammad Firdaus, Dosen Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Borneo Tarakan

Dr. Muhammad Firdaus, S.Pi., M.Si. Penulis terlahir dengan nama lengkap Muhammad Firdaus dan memiliki istri dengan nama Iin Hendriana, A.Md AK., serta dikaruniai satu anak bernama Rizqya Sainty Aninda, yang saat ini masih sekolah di SMP IT Ulul Albab Tarakan Kelas 7. Penulis merupakan anak dari pasangan Bapak Sakuy Latief (alm.) dan Ibu Noorseha, yang dilahirkan di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Jenjang pendidikan penulis sejak Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) berada di Kota Tarakan. Pendidikan tinggi strata satu (S1)/Sarjana ditempuh pada Jurusan Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Mulawarman – Samarinda (1999). Jenjang pendidikan strata dua (S2)/Magister, ditempuh oleh penulis pada bidang Pemanfaatan Sumber Daya Hayati Laut (PSHL), Jurusan Teknologi Kelautan (TKL), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan – Institut Pertanian Bogor (IPB) pada Tahun 2002-2005. Pendidikan strata tiga (S3)/Doktor, ditempuh oleh penulis pada bidang keilmuan Manajemen dan Teknologi Perikanan Tangkap, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya – Malang (2017). Pelatihan kompetensi penulis sebagai dosen dilakukan pada program pelatihan pengajaran, penelitian dan pengabdian (tri dharma perguruan tinggi) selama kurun waktu 2005 – 2012. Pada tahun 2008, penulis mengikuti Pelatihan Pengembangan Keterampilan Dasar Teknik Intruksional (PEKERTI). Penulis juga telah mengikuti Pelatihan Applied Approach (AA) pada tahun 2009. Pelatihanpeningkatan kompetensi bidang keilmuan, penulis telah mengikuti pelatihan, diantaranya: DIKLAT Perencanaan Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu (ICZPM) di Samarinda pada tahun 2005; pelatihan pada program The Demonstration and Training on Bycatch Reduction Devices (BRD), Reduction of Enviromental Impact from Tropical Shrimp Trawling - Directore General of Capture Fisheries, Ministry of Marine Affairs and Fisheries & FAO, UN, pada tahun 2006; pelatihan pada program Intermediate : Remote Sensing for Coastal Resources and Spatial Analysis & Database, di Lab. Geomatic – FPIK UNDIP pada tahun 2011; dan Training of Trainer (TOT) Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di Banjarmasin pada tahun 2017. Pengalaman pada tugas tambahan/jabatan struktural akademik di lingkungan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Borneo Tarakan, antara lain: Wakil Dekan III (Bidang Kemahasiswaan) (2000–2001); Ketua Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) (2001-2002);  Dekan (2005-2007); Ketua Senat Fakultas (2005-2007); Wakil Dekan I (2007-2010); Anggota Senat Universitas (2007-2010); Anggota Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan Universitas (2007-2010); Dekan (2010- 012); Kepala Lab. Sistem Informasi Geographi (SIG) pada tahun 2018; Kepala Unit Penjaminan Mutu (UPM) FPIK Universitas Borneo Tarakan (2019 – Sekarang). Pengalaman dalam kerjasama riset dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh penulis, antara lain: anggota tim Monitoring Sosial Ekonomi Nelayan Bulungan dan Tarakan Selama Kegiatan Seismik 3-D Laut di Perairan Bulungan dan Sekitarnya – kerjasama PT. ENI Bukat dengan LPPM UBT (tahun 2005, selama 6 bulan); anggota tim pada kegiatan Fasilitasi, Legalisasi dan Revitalisasi LEPP-M3 Menjadi LKM bidang perikanan dan kelautan Kota Tarakan, kerjasama Dinas Kelautan – Perikanan Tarakan dan LPPM UBT (tahun 2006, selama6 bulan); ketua tim program Peningkatan Produktifitas Perikanan Tangkap – Pembuatan Rumpon dari Angkutan Kota (Angkot) Bekas, kerjasama FPIK UBT dan Dinas Perhubungan Tarakan (tahun 2007 – 2008); ketua tim riset program Survei Optimalisasi Potensi Ikan Pepija/Nomei Hc. (Harpodon nehereus) dan program Kajian Profil Manajemen dan Teknologi Perikanan Tangkap Kota Tarakan, kerjasama Bappeda Tarakan dan LPPM UBT (pada tahun 2009); anggota tim program Upaya Konservasi Kepiting Bakau (Scylla sp.): Kajian dan Pembangunan Crab Maturing Center (CMC) di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Kota Tarakan, kerjasama Dinas Kelautan – Perikanan Provinsi Kalimantan Utara dan LPPM UBT (pada tahun 2015); anggota tim pada program Penyusunan Dokumen Kluster Inovasi – “Teknologi Pemanfaatan Ikan Terbuang Menjadi Surimi dan Tepung Ikan sebagai Bahan Diversifikasi Olahan Perikanan dan Pakan Ternak, kerjasama Bappeda Litbang Provinsi Kalimantan Utara dan LPPM UBT (pada tahun 2018); ketua tim program Diskusi Interaktif dan Penanaman Mangrove – “Enviromental Awerness” di Pulau Bunyu, kerjasama PT. PHE Nunukan Company dan LPPM UBT (pada tahun 2019); dan anggota tim program Penyusunan KLHS RDTR Kawasan Perkotaan Kab. Malinau 2019 dan Penyusunan KLHS RPJMD 2019 – 2024 Kota Tarakan (pada tahun 2019). 

References

Anggoro, S. 2016. Mekanisme Keterkaitan Osmoregulasi dan Molting pada Udang, Seminar Bioekologi, Semarang 10 Desember 2016.

Anggoro, S., Frida Purwanti, K. Nakamura. 2018. Effect of osmotic shocks on sodium regulation and Na-K-ATPase ctivity of Pacific White Shrimp (Litopnaeus vannamei Boone, 1931). Proceedings of Pakistan Academy of Sciences, B. Life and Environmental Sciences, 55(1): 15-19 (2018).

Anggoro, S., D. Suprapto and F. Purwanti. 2018. Osmoregulation pattern of fingerling Vanname Shrimp (Litopenaeus vannamei) rearing in thrre molt stages iso-osmotic media, J. Ilmu Kelautan, 23(3): 119-122. Doi 10.14710/ik.ijms.23.3.119-122.

Aoyama, Jun. 2009. Life History and Evolution of Migration in Catadromous Eels (Genus Anguilla). In Aqua-BioScience Monogr. (ABSM), (Vol. 2, No. 1, pp. 1–42) (2009). Diunduh dari www.terrapub.co.jp/onlinemonographs/absm/

Ayuningtyas, S. Anggoro dan S. W. Saputra. 2015. Distribusi dan Adaptasi Osmotik Ikan Sidat di Pesisir Selatan Jawa Tengah. Tesis. Magister Manajemen Sumberdaya Pantai, FPIK Undip, Semarang.

Aziz. 2008. Perangsangan molting pascalarva lobster air tawar jenis capit merah (Cherax quadricarinatus, Von Martens) dengan perlakuan suhu. Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Bambang Agus Murtidjo.1992.BUDIDAYA UDANG GALAH, Sistem Monokultur. Yogyakarta: Kanisius.13-17

Clements, Frederic E., and Victor E. Shelford. 1939. Bio-ecology. New York: John Wiley & Sons. 425 pp

Djajadireja, R; H. Hadidjaya, dan A. lsmail 1980,Pembenihan Udang Galah (M. rcsenberyif) Skala Kecil. Lembaga Penelitian Perikanan Darat Bogor.43 PP.

Effendie, M. I. 1997. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama. Yogyakarta. 159p.

Firdaus, Muhammad, & Salim, G. (2011). Mengkaji Populasi Ikan Puput (Ilisha elongata) yang Berasal dari Perairan Kota Tarakan. Harpodon, 4(1), 46–53. DOI: 10.35334/harpodon. v4i1.62.

Hadie W. 1993. Pembenihan Udang Galah Usaha Industri Rumah Tangga. Kanisius: Kanisius.

Hadie W, Sumantadinata K, Carman O,Hadie LE. 2002. Pendugaan jarak genetik populasi udang galah Macrobrachium rosenbergii dari sungai Musi, sungai Kapuas, sungai Citanduy, dengan truss morphometric untuk mendukung program pemuliaan. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 8 (2): 1-5.

Holthuis, L.B., New, M.B., and Valenti, W.C. 2000. Freshwater Prawn Culture: The Farming of Macrobrachium rosenbergii. FAO Fisheries Synopsis.

Hourdry, Jacques. 1995. Fish and Cydostome Migrations Between Fresh Water and Sea Water : Osmoregulatory Modifications, Italian Journal of Zoology (62: 2, 97 — 108).

Indarjo, A., Salim, G., Zein, M., Soejarwo, P. A., Nugraeni, C. D., Bija, S., & Pham, Y. T. H. (2020). Characteristics of Von Bertalanffy Growth, Allometric, Condition Index and Mortality of Periophthalmus barbarus in Mangrove and Bekantan Conservation Area (KKMB), Tarakan, North Kalimantan. Indonesian Journal of Marine Sciences/Ilmu Kelautan, 25(1). DOI: 10.14710/ik.ijms.25.1.31-38.

Judd, W. S.; Campbell, C. S.; Kellogg, E. A.; Stevens, P. F.; Donoghue, M. J. (2007). “Taxonomy”. Plant Systematics: A Phylogenetic Approach (edisi ke-3rd). Sunderland: Sinauer Associates.

Khairuman dan K. Amri. 2008. Buku Pintar Budi Daya 15 Ikan Konsumsi. Agromedia Pustaka, Jakarta. Khairuman, K. dan Amri. 2004. Budidaya Udang Galah Secara Intensif. Agromedia.

Khatri N, Tyagi S. 2015. Influences of natural and anthropogenic factors onsurfaceandgroundwaterqualityinruralandurbanareas.Front Life Sci. 8(1):23–39. DOI: 10.1080/21553769.2014.933716.

Kirk, P.M., Cannon, P.F., Minter, D.W., Stalpers, J.A. eds. (2008) “Taxonomy”. In Dictionary of the Fungi, 10th edition. CABI, Netherlands.

Lawrence, E. (2005). Henderson’s Dictionary Of Biology. Pearson/ Prentice Hall. ISBN 9780131273849.

Ling, S. W. 1969. Methods of Rearing and Culturing Macrobrachium rosenbergii(de Man). FAO World Scientific Conference on The Biology and Culture of Shrimp and Prawn. FAO Fishery.

Mayr,E.1971. Principle of Systematic Zoologi. New Delhi: Tata McGrawHill Publishing Company LTD.

McCormick, Stephen D. 2001. Endocrine Control of Osmoregulation in Shrimp and Teleost Fish. Journal American Zoologi (41:781– 794) (2001). Diunduh dari http://icb.oxfordjournals.org.

Murtidjo, B.A. 1992. Budidaya Udang Galah Sistem Monokultur. Kanisius, Yogyakarta.

Munasinge DHN, Thusari GGN. 2010. Analysis of morphological variation of four population of Macrobrachium Rosenbergii (De Man, 1879) (crustacean : Decapoda ) di Sri Lanka. Department of Zoology. Faculty of Science.

Pustaka, Jakarta. Dalam Irianti, D.S.A. 2016. Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) yang Diberi Kentang Pada Media Pemeliharaan. Jurnal Perikanan Kelautan.1:23 –3

Ocean Research Institute, University of Tokyo. 2008. Searching for new Hormones that Governn Adaptation to Hypertonic marine Environtment in Teleost Fish and shrimp. Diunduh dari http:// www.ori.u-tokyo.ac.jp/report/e/topics10.html Odum EP. 1993. Dasar-dasar ekologi. Ed ke-3. Samingan T, penerjemah. Yogyakarta (ID): Gadjah Mada University Press.

Potts, WTW and G. Parry. 1963. Osmotic and Ionic Regulation in Animals. Pergamon Press, London.

Roe AD, Sperling AF. 2007. Patterns of evolution of mitochondrial cytochrome c oxidase I and II DNA and implications for DNA barcoding. Molecular Phylogenetic Evolution . 44(1): 325—345.

Salim, G. (2013). Nilai indeks kondisi dari ikan siganus javus berdasarkan hasil tangkapan nelayan di Perairan Juata Kota Tarakan. Jurnal Harpodon Borneo, 8(1), 37–42. DOI: 10.35334/harpodon.v6i1.99.

Salim, G. (2015). Analisis Pertumbuhan Allometri dan Indeks Kondisi Caesio cunning Didapatkan dari Hasil Tangkapan Nelayan Kota Tarakan. Jurnal Harpodon Borneo, 8(1), 35–42. DOI: 10.35334/harpodon.v8i1.125.

Salim, G dan Anggoro S. 2019. Domestikasi Udang: Prospek Masa Depan Sumber Pangan Dari Laut. ISBN. 978-623-209-554- 0. CV. Budi Utama. Deepublish. Sleman. Yogyakarta. 160 halaman.

Simpson M.J. 2006. Plant Systematics. Elsevier Inc. Canada Simpson, Michael G. (2010). “Chapter 1 Plant Systematics: an Overview”. Plant Systematics (edisi ke-2nd). Academic Press. ISBN 978-0- 12-374380-0.

Singh, G., 1999, Plant Systematics, Science Publishers Inc., USA Schwagele F. 2005. Traceability from a European perpective. Meat Science 71 (1): 164—173.

Teletchea, F., Celia Maudet, Catherine Hanni. 2005. Food and forensic molecular identification: update and challenges. Trends in Biotecnology 23 (7): 359—366.

Tjitrosoepomo, G., 2009, Taksonomi Umum (Dasar-Dasar Taksonomi Tumbuhan), Cetakan ke 4, Gadjah Mada University Press, Jogyakarta.

Tuwo, Ambo. 2011. Dampak Perubahan Iklim Global terhadap Ekosistem Pesisir dan Laut. Forum Mitra Bahari, Horizon Hotel Semarang, 21 Oktober 201l.

Vane-Wright, R.I., 1992, Systematics and Diversity, Global Biodiversity Status, The Earth’s Living Resources, Chapman and Hall, London.

Walker, P. M. B., ed. (1988). The Wordsworth Dictionary of Science and Technology. W. R. Chambers Ltd. and Cambridge University Press.

Wheeler, Quentin D. (2004). “Taxonomic triage and the poverty of phylogeny”. Dalam H. C. J. Godfray & S. Knapp. Taxonomy for the twenty–first century. Philosophical Transactions of the Royal Society. 359. hlm. 571–583. doi:10.1098/rstb.2003.1452. PMC 1693342 . PMID 15253345.

Wilkins, J. S. (5 February 2011). “What is systematics and what is taxonomy?”. Diakses tanggal 21 August 2016.

Wurts, W. A. 1987. Osmoregulation, Red Drum, and Euryhaline Shrimp and Fish: Environmental Physiology. In: Wurts, W. A. 1987. An evaluation of specific ionic and growth parameters affecting the feasibility of commercially producing red drum (Sciaenops ocellatus). Doctoral dissertation. Texas A&M University, College Station, TX. 1987. Diunduh dari www.ca.uky.edu/ wkrec/Wurtspage.htm

Published

April 26, 2021

Details about the available publication format: E-Book (free selected page)

E-Book (free selected page)

doi

10.52574/syiahkualauniversitypress.242.237
Themes by Openjournaltheme.com

How to cite