Bahan Bakar dan Tanur

Authors

Khairil
Teknik Mesin, Universitas Syiah Kuala

Keywords:

Combustion, Fuel

Synopsis

Penulisan buku ajar ini disusun atas 10 bab, supaya mahasiswa mudah memahaminya dan mengerti tentang langkah-langkah yang diperlukan untuk teknik peleburan besi. Baik dari prilaku sebagai bahan baku berupa batubara, kokas dan biji besi maupun sebagai proses dalam bentuk reaksi kimia dasar peleburan besi. Harapannya mahasiswa dapat mengerti dan memahami tentang konsep-konsep pembakaran sebagai penyedia energi thermal dan penyedia gas CO untuk keperluan reduksi biji besi dan sekaligus bisa membantu dalam menyelesaikan kasus-kasus sederhana dalam berbagai aplikasi teknik peleburan besi berbasis bahan bakar batubara. Adapun cakupan pembahasannya dalam buku ini sebagai berikut. Pendahuluan tentang dasar peleburan besi akan di bahas pada Bab 1, Bab 2, Bab 3 dan Bab 4 akan dibahas mengenai sifat-sifat dasar bahan baku untuk proses peleburan besi meliputi batubara, biji besi dan pembakaran bahan bakar. Bab 5 dan Bab 6 akan dibahas kokas dan prilaku interaksi abu dari batubara terhadap permuakaan kokas. Bab 7 dan Bab 8 akan dibahan tentang teknik peleburan besi dengan menggunakan tanur tiup, reduksi langsung dan peleburan langsung. Pada Bab 9 akan dibahas tentang kenetika reduksi biji besi. Sedangkan Bab 10 akan dibahas tentang emisi dari hasil pembakaran serta teknik penurunan emisi pada tanur peleburan.

Author Biography

Khairil, Teknik Mesin, Universitas Syiah Kuala

Prof.Dr.Ir.Khairil. MT dilahirkan di Lamnga Montasik, Aceh Besar pada tanggal 26 Oktober 1966. Penulis melanjutkan studinya untuk strata S1 di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin Unsyiah dan tamat pada tahun 1989 dan melanjutkan S2 di ITB Bandung serta tamat pada tahun 1995. Pada tahun 1998, penulis melanjutkan program doktor di Toyohashi University of Technology (TUT) Japan di bidang Engineering in Environment and life Engeneering dan selesai pada tahun 2001. Pengakuan sebagai Guru Besar di bidang Ilmu Pembakaran pada Jurusan Teknik Mesin Unsyiah oleh Kementerian Pendidikan Nasional pada Agustus 2010.

References

Dept. Agama RI, (2009), Mushaf Al Qur’an dan Terjemahan, CV.Pusaka Al-Kausar, Jakarta Timur.

Direktorat Inventarisasi Sumber Daya Mineral, (2004), Sumber daya dan Cadangan Nasional Mineral, Batubara dan Panas Bumi Tahun, 2003, ESDM, Jakarta, Indonesia.

Hanby V., I., 1993. Combustion and Pollution Control in Heating Systems, Springer-Verlag, London.

Http://theglobejournal.com, “Berkah Bijih Besi Lhoong”, di akses 25 Juli 2015.

Khairil, (2001), Study on Coal Combustion Characteristics and Ash Deposition Behaviours for Pulverized Coal Injection Technology in Blast Furnace, Doctor of Engineering Disertasion, Toyohashi university of Technology, Japan.

Uchida H., (1995), Short History of Japanese Technology, The History of Technology Library, Mitaku, Tokyo.

Wakelin D.H. and Ricketts J. A., (1999), The AISE Steel Production,Pittsburgh, PA.

Bambang Pardiarto, (2011), Peluang Bijih Besi Dalam Pemenuhan Kebutuhan Komoditas Mineral Strategis Nasional, Makalah Ilmiah Buletin Sumber Daya Geologi, volume 6, nomor 2, Bandung, 2011.

Direktorat Inventarisasi SDM, (2004), Sumber daya dan Cadangan Nasional Mineral, Batubara dan Panas Bumi Tahun 2003, Direktorat Inventarisasi Sumber Daya Mineral, Indonesia.

Euro inox, (2007), Stainless Steel: Tables of Technical Properties, Second Edition, Mechanical properties of stainless steel.

https://www.google.com/search?q=magnetite+iron, diakses 06-Febuari2018).

https://www.scribd.com/doc/208506386/Mineral-Siderite, diakses 07Febuari-2018).

https://id.wikipedia.org/wiki/Bijih_besi), diakses 07-April-2018).

Iron & Ferro alloy Metals, 1981; Economic Mineral Deposits, in (ed) M. L. Jensen & A. M. Bafeman, P. 392.

Serambi Indonesia, Bijih Besi di Aceh Bermineral Tinggi, serambinews.com Banda Aceh, Kamis, 16 Januari 2014 19:26.

Sumber Daya Geologi, (2008), Sumber Daya dan Cadangan Besi Primer di Kalimantan Selatan, Direktorat Sumber Daya Geologi, Indonesia.

Archie, W., C., 1991. Prinsip-prinsip Konversi Energi. Terjemahan oleh Darwin Sitompul, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Bermkowizt, N., 1979. An Introduction to Coal Technology, Academic Press, New York, USA.

British Standards Institution (1983). BS 2869: Specification for fuel oils for oil engines and burner for non-marine use. BSI, London.

Hanbay V., I., 1993. Combustion and Pollution Control in Heating Systems, Springer-Verlag, London.

Hendrickson. T., A, 1975. Synthetic Fuels Data Handbook, Cameron Engineers, Inc., Denver, Colorado.

Indonesia Energy Outlook and Statistics, 2006. Minister of Energy and Mineral Resources, Jakarta.

Khairil, Daisuke KAMIHASHIRA, Katsuya NAKAYAMA and Ichiro NARUSE, 2001. “Fundamental Reaction Characteristics of Pulverized Coal at High Temperature”, ISIJ International, Vol. 41, No. 2, pp. 136141.

Khairil, 2002. “Teknologi Batubara Bersih dan Prospek Penggunaanya Sebagai Pembangkit Tenaga Listrik di Nanggroe Aceh Darussalam”, Seminar Energi dam Managemen 2002, FT. UNSYIAH, Banda Aceh.

Khairil, Aryadi Suwono and Ichiro Naruse, 2007. “Effect of Biomass Addition on Combustion Characteristics of Bio-briquette”, Jurnal Teknik Mesin, Volume 7, Nomor 2, Hal 107-114.

Khairil dan Irwansyah, 2010. “Kaji Eksperimental Teknologi pembuatan kokas dari batubara sebagai sumber panas dan karbon pada tanur Tinggi (blast furnace)”, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin (SNTTM) ke-9, Palembang.

Smoot L.D., (Ed). 1993. Fundamentals of Coal Combustion for Clean and Efficient Use, Elsevier, New York, USA.

Sujay Kumar Dutta and Rameshwar Sah, (2016), Direct Reduced Iron: Production, In Encyclopedia of Iron, Steel, and Their Alloys. Taylor and Francis: New York, Published online: 30 Mar 2016; 1082-1108.

Hanby V., I., 1993. Combustion and Pollution Control in Heating Systems, Springer-Verlag, London.

Khairil, Daisuke KAMIHASHIRA and Ichiro NARUSE, 2001. “Reaction Behavior of Coke Lump in High-Temperature Pulverized Coal Reaction”, 11 th International Conference on Coal Science, San Francisco, California.

Naruse, ICHIRO, Katsuya NAKAYAMA and KHAIRIL, 2000. “Ash Deposition Characteristics in Pulverized Coal Reaction under High Temperature Conditions”, Journal of Chemical Engineering of Japan, Vol.33, No. 3, pp.359-364.

AISE Steel Foundation, (1999), Ironmaking Volume, Pittsburgh, PA, USA.

Hardashan S.Valia, (2000), Coke Production for Blast Furnace Iron Making, Ispat Inland Inc.

Heribert Bertling, (1999), Coal and Coke for Blast Furnace, ISIJ International, Vol.39, No. 7, pp 617-624.

http://www.chem-is-try.org. Diakses tanggal 12 Februari 2015.

http://www.steel.org. Diakses tanggal 12 Februari 2015.

Khairil, Ibrahim dan Irwansyah, (2011), “Kajian Dasar Karakterisasi Karbonisasi Batubara Muda Pada Temperatur Rendah”, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin (SNTTM) ke - X, Jurusan Teknik Mesin UB, Malang, Indonesia, 2 – 3 November 2011.

Khairil, Mahidin, Iskandar dan Ibrahim, (2014), “Kaji Eksperimental EffekPrilaku Briket Kokas Dengan Menggunakan Material Perekat Berbasis Dapat Diperbaharui”, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin (SNTTM) ke-13, Kampus UI, 15-16 Oktober 2014.

Sunahara, K., Inada, T. and Iwanaga, Y., (1993), Ironmaking and Steelmaking, 20, 3, p.207.

M. Shimizu: Research Group of Pulverized Coal Combustion in Blast Furnace-1, JSPS54, (1995).

M. Ichida, T. Orimoto, T. Tanaka and F. Ko izumi: ISIJ Intl., 41, (2001), p.325.

H. Haraguchi, T. Nishi, Y. Miura, Y. Ushikubo and T. Noda: Tetsu-to-Hagane,70, (1984), p.2216.

Y. Ishikawa, M. Kase, Y. Abe, K. Ono, M. Sugata and T. Nishi: AIME Iron making Proceedings, 42, (1983), p.357.

Y. Iwanaga: Ironmaking and Steelmaking, 16, (1989), p.101.

D. J. Haris and D. J. Young: Ironmaking and Steelmaking, 16, 6(1989), p.339.

K. Yamaguchi, T. Uno, T. Yamamoto, H. Ueno, Y. Konno and S. Matsuzaki: Tetsu-to-Hagane, 82, (1996), p.641.

R. Noda, I. Naruse and K. Ohtake: J. Chem. Eng. Jpn., 29, 2 (1996), p.235.

Unsworth J. F., Barratt D. J., and Roberts P.T., Coal Science and technology 19, Elsevier, New York, 1991, p.20.

F.J. Plaul, C. Böhm, J.L. Schenk, (2009), Fluidized-bed technology for the production of iron products for steelmaking, The Journal of the Southern African Institute of Mining and Metallurgy, Volume 108.

Heribert Bertling (1999), Coal and Coke for Blast Furnaces, ISIJ International, Vol. 39, No. 7, pp 617-624.

Khairil (2001), “Study on Coal Combustion Characteristics and Ash Deposition Behaviours for Pulverized Coal Injection Technology in Blast Furnace, Doctoral Thesis, Toyohashi University of Technology, Japan.

Khairil, Irwansyah dan Udink Aulia, (2011), Pengaruh Temperatur Karbonisasi dan Gasifikasi Terhadap Kualitas Kokas Pada Industri Peleburan Besi, Jurnal Teknik Mesin, Vol.6, No.3, Hal, 215 -221.

Kuniyoshi Ishii, (2000), Advanced Pulverized Coal Injection Technology and Blast Furnace Opeartion, First Edition, Pergamon, Elsevier Science Ltd, UK.

Sunahara, K., Inada, T. and Iwanaga, Y., (1993), Ironmaking and Steelmaking, 20, 3, p.207.

Giancarlo T., (2010), Energy Technology Sistem Analysis Program, IEA Network, Technology Brief I02 - May 2010.

A.M. Taheri, A. Saidi, A.A. Nourbakhsh, (2010), The effective parameters on thermal recovery and reduction of iron oxides in EAF slag, International Journal of ISSI, Vol.7 (2010), No.1, pp.25-29.

Kenneth K. Kuo, (2005), Principles of Combustion; Second Edition, John Wiley & Son, Inc, New Jersey.

Khairil, Mahidin and Iskandar, (2015), Fundamental Study of the Effect of Iron Reduction on the Binder Type in Iron Ore Briquette, International Journal of Science and Technology, Special Issue Vol.1 Issue1, pp. 159-168.

Khairil, (2013), Buku Ajar Teknik Pembakaran Bahan Bakar Padat, Syiah Kuala University Press, Banda Aceh, Indonesia.

Octave Levenspiel, (1999), Chemical Reaction Engineering; Third Edition, John Wiley & Sons, Inc., United States of America.

Theresa Coetsee, (2007), Non-isothermal reaction of iron ore-coal mixtures, Philosophiae Doctor, Faculty of Engineering, Built Environment and Information Technology, University of Pretoria. South Africa.

Qu Yingxia, (2013), Experimental Study of the Melting and Reduction Behaviour of Ore Used in the HIsarna Process; PhD thesis, Master of Engineering in Ferrous Metallurgy Northeastern University, Shenyang, China, 2013

Banchero JT, Verhoff FH (1971). J. Inst Fuel 34: 76.

IISI publication, (2007), World Steel in Figures, http:/worldsteel.org.

Khairil, (2000), Fundamental Investigation on NO X Emissions Control by Using Bark as Reburning Fuel, Proc.The 9th Scientific Meeting PPI 2000 of Japan, Sept 2, hal. 252.

Khairil, Mahidin, Asri Gani and Ibrahim, Fundamental Study on Desulfurization Characteristics of Bio-briquette at Low Temperature Using Calcium Based Adsorbent, The 7th International Conference ofChemical Engineering on Science and Applications, September 18-19, 2013, Banda Aceh, Indonesia.

Kundak M., Lazi J., Crnko J., (2009), CO2 Emissions In The Steel Industry, METABK, 48(3), 193-197.

Liss PS, Crane AS (1983). Man-made Carbon Dioxide and Climate Chang. Elsevier, Amsterdam.

Published

May 4, 2021

Details about the available publication format: E-Book (Free Selected Page)

E-Book (Free Selected Page)

doi

10.52574/syiahkualauniversitypress.310.557
Themes by Openjournaltheme.com

How to cite