Pelatih Hajime Moriyasu resmi mengumumkan daftar 26 pemain Timnas Jepang untuk mengarungi putaran final Piala Dunia 2026. Turnamen sepak bola terbesar jagat raya ini dijadwalkan membuka tirai kompetisi pada (11/06) di Mexico City, Meksiko, sebelum ditutup melalui laga final pada (19/07) di New York, Amerika Serikat. Edisi kali ini tampil berbeda dengan ekspansi jumlah peserta menjadi 48 tim yang terbagi ke dalam 12 grup.
Jepang yang tergabung di Grup F akan bersaing ketat dengan Belanda, Tunisia, dan Swedia untuk memperebutkan tiket ke babak 32 besar. Guna menghadapi persaingan tersebut, Moriyasu mengombinasikan kekuatan para pilar berpengalaman dengan sejumlah nama baru yang siap memberikan kejutan di panggung dunia.
“Saya telah memilih 26 orang terbaik untuk menang di dunia,” ujar Moriyasu saat memberikan keterangan resmi mengenai pemilihan komposisi pemainnya pada (15/05).
Rekor Baru Yuto Nagatomo
Dalam komposisi tim yang dirilis, terdapat pembagian merata antara pemain berpengalaman dan debutan, dengan masing-masing berjumlah 13 nama. Skuad Samurai Biru menunjuk bek veteran Yuto Nagatomo yang kini menginjak usia 39 tahun sebagai pemain paling senior. Penggawa asal klub FC Tokyo tersebut mencetak rekor baru sebagai pesepak bola Asia pertama yang berhasil masuk ke dalam skuad Piala Dunia dalam lima edisi berturut-turut.
Sebaliknya, predikat pemain termuda jatuh kepada penyerang berusia 21 tahun, Keisuke Goto, yang kini merumput di Liga Belgia bersama Sint-Truiden. Selain Nagatomo, kompetisi domestik J-League menyumbang dua nama lain di sektor penjaga gawang, yaitu Yuki Hayakawa dari Kashima Antlers dan Keisuke Osako milik Sanfrecce Hiroshima. Perwakilan korps baju hitam Jepang juga turut ambil bagian lewat penunjukan wasit utama Yusuke Araki dan asisten wasit Jun Mihara oleh otoritas FIFA.
Tantangan Sejarah Grup F
Berdasarkan rilis peringkat FIFA per (01/04), kekuatan negara kontestan di Grup F terhitung cukup merata. Belanda menempati peringkat tertinggi di posisi ke-7, disusul Jepang pada tangga ke-18, Swedia di urutan ke-38, dan Tunisia di posisi ke-44. Sepanjang sejarah pertemuan, Jepang tercatat memiliki rekor satu kali imbang dan dua kali kalah dari Belanda, termasuk kekalahan tipis 0-1 pada turnamen edisi 2010 di Afrika Selatan.
Sementara itu, memori manis membekas saat menghadapi Tunisia pada edisi 2002 melalui kemenangan 2-0 berkat gol Hiroaki Morishima dan Hidetoshi Nakata. Meskipun unggul secara statistik total dengan lima kemenangan, Jepang sempat takluk 0-3 dari wakil Afrika tersebut pada kejuaraan tahun 2022. Di sisi lain, laga penutup fase grup kontra Swedia akan menjadi bentrokan perdana kedua negara dalam sejarah kompetisi komparasi akbar sepak bola dunia ini.
Persaingan Bintang Dunia
Piala Dunia kali ini juga diramaikan oleh upaya kapten Argentina, Lionel Messi, yang mencoba mempertahankan gelar juara dunia di usianya yang menginjak 39 tahun. Ambisi serupa diusung oleh penyerang Prancis, Kylian Mbappe, yang bertekad merebut kembali trofi emas setelah kalah melalui drama adu penalti pada edisi sebelumnya. Selain itu, panggung kompetisi dipastikan sengit dengan kehadiran talenta muda Spanyol, Lamine Yamal, serta penyerang Inggris, Harry Kane.
Megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo, bersiap mengukir sejarah penampilan di Piala Dunia keenamnya pada usia 41 tahun. Skuad Brasil juga memicu perhatian setelah kembali memanggil penyerang Neymar di bawah kendali pelatih barunya, Carlo Ancelotti. Kehadiran negara debutan seperti Uzbekistan, Yordania, Tanjung Verde, dan Curacao diprediksi akan menambah warna tersendiri dalam peta persaingan turnamen akbar yang berlangsung selama 39 hari ini.