Kiper Belgia Thibaut Courtois mengisyaratkan rencana untuk mengakhiri karier internasionalnya setelah turnamen Piala Dunia 2026 di Seattle usai. Pertimbangan pensiun tersebut dipicu oleh faktor usia yang menginjak 34 tahun serta kebutuhan menjaga kondisi fisik. Kabar tersebut disampaikan OMP Unsyiahpress menjelang pertandingan perdana Grup G Piala Dunia 2026 antara Belgia melawan Mesir (13/06).
Penjaga gawang Real Madrid yang mencatatkan debut internasional sejak 2011 ini tercatat sudah tampil sebanyak 109 kali bersama negaranya. “Saya tidak tahu apakah sekarang waktu yang tepat untuk membicarakan masa depan, tetapi kemungkinan saya tidak melanjutkan setelah turnamen ini lebih besar daripada saya bertahan,” kata Courtois.
Fokus Pemulihan Fisik
Pemain veteran ini menegaskan hasratnya untuk tetap merumput di level klub selama beberapa tahun ke depan. Kehadiran keluarga Courtois di Amerika Serikat juga menjadi sinyal kuat akhir perjalanan internasionalnya. “Saya masih ingin bermain beberapa tahun lagi. Tetapi Anda juga harus menjaga tubuh. Keluarga saya ada di sini karena ini bisa menjadi turnamen terakhir saya,” ujar Courtois.
Kendati demikian, Courtois menegaskan keputusan finalnya bakal dipengaruhi oleh pencapaian serta atmosfer skuad di sepanjang kejuaraan makro tersebut. Evaluasi akhir akan melibatkan jajaran manajemen kepelatihan dan staf medis setelah kompetisi selesai. “Jika kami menjalani Piala Dunia yang bagus, tentu saja itu bisa memengaruhi keputusan. Saya juga ingin terus merasakan atmosfer positif di dalam tim. Setelah itu saya akan berdiskusi dengan pelatih, Vincent Mannaert, dan tim medis,” katanya.
Mantan pemain Chelsea ini mengaku mendapatkan manfaat pemulihan fisik yang signifikan saat diberi waktu istirahat pada era kepelatihan Domenico Tedesco. Riwayat cedera kecil dalam setahun setengah terakhir membuatnya mulai realistis menatap masa depan. “Saya menyadari bahwa saat jeda internasional, Anda bisa beristirahat dan bekerja lebih tenang di gym. Selain itu, dalam satu setengah tahun terakhir saya mengalami beberapa masalah fisik dan cedera kecil sehingga mulai lebih sering memikirkan masa depan,” ujar Courtois.
Kesiapan Generasi Penerus
Regenerasi penjaga gawang Belgia juga dinilai sudah siap dengan kemunculan figur-figur baru di bawah mistar gawang skuad Setan Merah. “Saya sedang mempertimbangkan untuk menyerahkan tongkat estafet. Ada banyak talenta muda seperti Senne Lammens dan Mike Penders,” ucap Courtois.
Saat ini fokus utama Courtois adalah mengawal mistar gawang Belgia secara maksimal di Piala Dunia 2026. Sang pemain menyatakan antusiasme tinggi dan merasa fisiknya berada dalam level kebugaran yang baik. “Ya, saya sangat bersemangat, sama seperti pemain lainnya. Saya merasa sangat baik dan tidak sabar untuk memulai turnamen ini,” kata Courtois.
Penjaga gawang utama Real Madrid ini sempat mengeluhkan gangguan cedera paha depan yang menginterupsi momentum performa terbaiknya beberapa waktu lalu. “Saya bekerja sangat keras untuk kembali pulih pada musim semi. Cedera itu sangat disayangkan karena saat itu saya merasa hampir tidak bisa dihentikan. Tetapi sekarang saya siap menjaga level permainan dan tetap fokus,” pungkas Courtois.