Timnas Brazil bersiap menghadapi Maroko pada laga pembuka Grup C Piala Dunia di Stadion MetLife, Sabtu (13/06). Pertandingan ini menjadi ujian awal bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti untuk membuktikan kapasitas mereka di turnamen akbar ini. OMP Unsyiahpress melaporkan bahwa laga ini sekaligus menjadi momen pembuktian bagi sang penyerang sayap, Vinícius Júnior.
Pemain berusia 25 tahun tersebut memikul ekspektasi besar setelah sukses meraih tiga gelar La Liga dan dua trofi Champions League bersama Real Madrid. Namun, performanya bersama tim nasional kerap mendapat sorotan tajam dari publik. Pemain bintang ini tercatat baru mengoleksi sembilan gol dan delapan asis dari 49 penampilannya untuk Selecao.
Tantangan perdana Brazil dipastikan tidak mudah karena Maroko merupakan semifinalis Piala Dunia 2022 di Qatar. Berdasarkan peringkat resmi FIFA terbaru, Brazil saat ini menempati peringkat keenam dunia. Sementara itu, tim berjuluk Singa Atlas berada tepat satu tingkat di bawah mereka pada posisi ketujuh.
Sorotan Terhadap Vinícius Júnior
Vinícius Júnior berambisi menyejajarkan namanya dengan para legenda sepak bola negaranya seperti Pelé, Ronaldo, dan Ronaldinho. Di tengah tekanan yang ada, rekan setimnya memberikan dukungan penuh terhadap fokus sang pemain di lapangan. Mantan rekan setimnya memberikan pandangannya mengenai situasi yang dihadapi oleh penyerang andalan tersebut.
“Jika Vinícius fokus pada pertandingan, fokus pada sepak bolanya, dia adalah yang terbaik di dunia,” kata bek Casemiro tahun lalu. “Dengan cara itu, dia adalah yang terbaik. Tapi itu tidak mudah, karena dia terus-menerus diprovokasi.”
Tim samba yang kini dinakhodai oleh Ancelotti menjadi salah satu tim favorit terdepan untuk mengangkat trofi di Amerika Utara. Catatan sejarah menunjukkan Brazil memenangi gelar keempatnya pada 1994 saat Amerika Serikat menjadi tuan rumah. Gelar kelima mereka kemudian diraih pada turnamen edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang.
Kondisi Fisik Neymar
Keputusan mengenai pelibatan ikon sepak bola Neymar juga memicu tanda tanya besar bagi publik. Pemain berusia 34 tahun sekaligus pencetak gol terbanyak Brazil dengan 79 gol ini masih berjuang mengembalikan performa puncaknya. Skuad tim nasional terus memantau perkembangan proses pemulihan sang pemain bintang secara intensif.
Neymar sebelumnya mengalami cedera robek ligamen pada 2023 dan menderita cedera betis bulan lalu. Meski begitu, Ancelotti menegaskan arti penting kehadiran sang penyerang senior di dalam skuadnya melalui konferensi pers di Rio de Janeiro. Sang pelatih menyampaikan keyakinannya secara langsung terkait peran sang pemain.
“Dia telah meningkatkan kebugarannya,” kata Ancelotti pada konferensi pers di Rio de Janeiro. “Dia akan menjadi pemain penting di Piala Dunia ini. Dia memiliki pengalaman dalam kompetisi seperti ini, cinta dari kelompok kami; dia bisa menciptakan lingkungan yang lebih baik dalam kelompok ini.”
“Kami memilih Neymar bukan karena kami pikir dia akan menjadi pengganti yang baik,” tambah Ancelotti. “Kami memilih Neymar karena kami percaya dia bisa membantu tim, apakah itu untuk satu menit, lima menit, 90 menit atau bahkan mengambil penalti.”
Agenda Pertandingan Skuad
Meski mendapat pembelaan dari pelatih, Neymar dilaporkan tidak ikut bepergian untuk pertandingan uji coba terakhir pekan lalu. Dirinya memilih tetap tinggal di New Jersey yang menjadi lokasi pemusatan latihan utama tim Samba. Setelah melewati hadangan Maroko, jalan Brazil di fase grup diprediksi akan menjadi lebih ringan.
Sesuai jadwal resmi, Brazil akan menantang Haiti pada (19/06) di Philadelphia sebelum menghadapi Skotlandia pada (24/06) di Miami. Berikut adalah daftar pemain kunci tim Samba yang menjadi sorotan utama menjelang bergulirnya kompetisi:
- Vinícius Júnior (Penyerang)
- Neymar (Penyerang)
- Casemiro (Gelandang)