Bek tim nasional Portugal, Diogo Dalot, menegaskan ambisinya untuk membawa negaranya mencetak sejarah baru dengan menjuarai Piala Dunia menjelang laga perdana Grup K melawan RD Kongo di Houston pada (17/06). Portugal datang ke turnamen ini dengan status salah satu kandidat kuat juara.
Skuad asuhan Roberto Martinez diperkuat sejumlah pemain berkelas dunia, termasuk sang megabintang Cristiano Ronaldo, yang akan menjalani turnamen keenam dalam kariernya. Pada fase grup, Selecao das Quinas bergabung bersama RD Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia. Meski memiliki tradisi kuat di sepak bola Eropa, Portugal belum pernah mengangkat trofi paling bergengsi ini.
Prestasi terbaik mereka terjadi pada edisi 1966 saat finis di posisi ketiga. Setelah itu, pencapaian terjauh Portugal hanya mencapai babak semifinal pada 2006 dan babak perempat final dalam beberapa edisi lainnya, termasuk di Qatar.
Kematangan Karier Dalot
Pemain Manchester United berusia 27 tahun itu mengaku kini berada dalam fase terbaik kariernya. Dalot merasa lebih matang, baik sebagai pribadi maupun pesepak bola, sehingga siap memberikan kontribusi maksimal untuk tim nasional.
“Saya sudah berada pada tahap karier yang membuat saya lebih berpengalaman dan lebih dewasa sebagai pribadi maupun pemain. Saya berusaha membuat keputusan terbaik untuk diri sendiri dan karier saya, serta membantu tim nasional dan klub semaksimal mungkin,” ujar Diogo Dalot.
Mantan penggawa AC Milan tersebut tidak menutupi impian besarnya untuk membawa Portugal menjadi juara dunia untuk pertama kali sepanjang sejarah. Menurutnya, gelar juara merupakan salah satu impian terbesar yang ingin diwujudkan dalam karier sepak bolanya.
“Saya memiliki beberapa mimpi dan menjadi juara dunia adalah salah satunya. Untuk mewujudkannya, kami tahu harus bekerja sangat keras. Saat ini fokus kami adalah menghadapi pertandingan demi pertandingan, melangkah sejauh mungkin, mencapai final, dan jika memungkinkan memenangkan turnamen ini,” beber Diogo Dalot.
Fokus Menghadapi Kompetisi
Dalot meyakini Portugal memiliki seluruh elemen yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun, ia juga menyadari bahwa persaingan di turnamen akbar ini selalu sangat ketat dan penuh tantangan.
“Saya percaya kami memiliki semua yang dibutuhkan untuk melakukannya. Kompetisi seperti ini sangat sulit. Portugal memang belum pernah memenangkannya, tapi kami ingin melakukan sesuatu yang belum pernah dicapai sebelumnya. Tentu saja dengan kerendahan hati dan kerja keras untuk mewujudkannya,” ungkap Diogo Dalot.